Yang Tidak tidak

Agustus 26, 2008

Chairil Anwar bersajak dalam “Aku”-Nya.
Luka dan bisa  kubawa berlari
Berlari
Hingga hilang pedih peri..

Tuan, apa kau pikir luka ini akan ku bawa lari?
Tidak tuan tidak.
Aku akan berada di sini, merawat luka ini, menghadapimu, menyembuhkannya dengan kekuatan yang katanya bernama cinta yang mungkin buta, tuan.

Aku tak kan berdusta, perih hati ini bukan karena teriris, tapi terkoyak, seperti sebuah daging tertancap di sebuah kait lalu tertarik paksa.

Darahnya tetap mengucur, tuan. Perihnya tak tertahan, tuan. Tapi apakah kau pikir hatiku ini mengandung antikoagulan yang mencegahnya membeku, menutup memperbaiki diri, tuan?

Tidak tuan tidak, hatiku tidak selemah itu tuan. Aku tak kan berpamit mengatakan selamat tinggal, tapi tak juga menyembunyikan hati ini dalam kulkas untuk membekukannya.

Tidak tuan tidak, Aku akan berada di sini, merawat luka ini, menghadapimu, menyembuhkannya dengan kekuatan yang katanya bernama cinta yang mungkin buta, tuan.

Entry Filed under: Yang puisi. .

Leave a Comment

Required

Required, hidden

Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Yang mites terakhir :

Yang dulu dulu :

Yang baru baru :

Yang kategori :

Yang udah di pites :

Yang anggota dari :

Yang lagi di rasain :


feel like I want to kill someone

Yang di kutip hari ini :

“The tongue like a sharp knife... Kills without drawing blood.” Gautama Siddharta

Yang saya juga :

Yang Twitter :