Yang Ushi No Koku Mairi
Oktober 28, 2009
Kalian tau “Ushi no kaku mairi” ngga? 丑の刻参り adalah ritual mengutuk orang selama 7 hari yang sangat terkenal di jepang saat tahun 800an (tahun edo cmiiw). Semacam vodoo asal jepang lah.
Menjalani ritual ini gampang gampang susah, banyak syarat yang harus dilakukan untuk mensukseskan ritual ini. Pertama, baju, anda diharuskan menggunakan kain yang mirip yukata bewarna putih, lalu menggunakan trivet (trivet itu apa ya di bahasa indonesia?) secara kebalik di kepala, lalu dipasangi lilin 2-3 buah. Dan anda di haruskan memakai geta (bakiak) yang dengan satu gigi (?) (tapi saya masih belum menemukan link dengan aturan baku masalah geta ini)
Kedua adalah boneka voodoo, menggunakan wara ningyo (boneka jerami) yang anda bentuk semirip target, atau bisa juga di sisipi sehelai rambut, darah atau foto (tapi jaman dulu kan ga ada foto ya, mungkin ini untuk ritual modernnya kali ya) target. Juga membutuhkan palu dan gosunkugi (paku sepanjang 15,15 cm)
Ketiga, kuil, ritual ini ndak bisa sembarangan digunakan di mana pun, ada beberapa kuil yang digunakan sebagai ritual kutukan ini, tapi yang terkenal adalah kuil kifune (atau kibune) di kyoto, di bawah gunung kifune, yang masih dikelilingi hutan, kalo anda iseng kesana, jalan jalan lah ke agak dalam hutan, pasti banyak pohon dengan lubang di batangnya karena bekas paku, bahkan katanya masih ada bekas paku yang baru, yang artinya ritual ini belum punah.
Biasanya, boneka jerami di palu di batang pohon keramat di kuil kifune atau di gerbang kuil.
Keempat, waktu, Ushi no koku mairi dilakukan diantara waktu ushi (waktu kerbau) dan waktu tora (waktu macan) (cmiiw). Sekitar pukul 1 sampai 3 dinihari. Banyak yang bilang dilakukan paling bagus adalah saat pukul 1. Tapi banyak juga yang bilang saat pukul 2. Lalu anda harus melakukan ritual ini selama 3-7 hari berturut turut tanpa diketahui orang lain.
Ada yang bilang, wara ningyo (si boneka jerami) sebaiknya memandang timur laut, karena menurut ilmu yin yang, timur laut dipercaya sebagai arah setan datang. Saat memaku wara ningyo, anda diharuskan berdoa pada kami sama (atau Tuhan, ntah Tuhan yang mana) untuk mengutuk si target. Gosipnya, jika anda berhasil melakukan ritual ini, target akan mati dengan sadis
Tapi ritual ini ndak hanya untuk mengutuk saja. Jika kita mengikatkan tali pendek di wara ningyo, target akan jatuh cinta pada kita secara instan. Lalu jika boneka diikat pada pohon dan dipaku tepat di dada, juga dianggap sebagai ritual mengusir penyakit atau mencegah Oni (setan).
Di jepang sendiri, ritual ini dianggap ilegal, dan jika anda ketangkap basah melakukannya, anda bisa di penjara karenanya (walaupun saya belum tahu sebesar apa sanksinya)
Dan tahukah anda tentang sejarah ritual ini?
Dulu sekali, ada seorang wanita muda yang cantik, namun suaminya menselingkuhi dirinya, dia yang marah lalu melaksanakan ritual ini selama 7 hari untuk mengutuk suaminya di kuil kifune kyoto. Memang suaminya mati dengan menderita, namun pada akhir cerita, di hari ketujuh, wanita tersebut berubah menjadi oni, setan itu sendiri, yang termakan kutukannya.
Mau iseng melakukan ritual ini di kyoto?
Entry Filed under: Yang cerita. .
5 Comments Add your own
Leave a Comment
Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed


1.
duri baskoro | Oktober 29, 2009 at 12:08 am
widiw ngeriii..
salam..
2.
nahdhi | Oktober 29, 2009 at 7:36 am
Di Indonesia sejak jaman kerajaan juga sudah ada lho yang seperti itu. Tapi boneka tubuh-nya pake serabut kelapa a.k.a ’sepet’.
3.
Chic | Oktober 29, 2009 at 2:55 pm
kamu mau mengutuk siapa chor? *lirik-lirik*
4.
eliabintang | November 5, 2009 at 7:25 pm
kayaknya sejarah ritual ini cuma mitos ya.. mana mungkin si perempuannya berubah jadi setan
5.
choro | November 7, 2009 at 1:34 am
@chic
ah saya kan wanita baik, masak main kutuk
@eliabintang
mungkin saja mitos, tp masih banyak yang melakukan ritual ini, anyhow, mungkin perempuan berubah jadi setan itu hanya perumpamaan, karena termakan dendam, manusia biasa bisa berubah jadi setan. Soalnya di mitologi itu, si cewek itu berubah wajahnya dan muncul tanduknya seperti hantu (sayangnya, aku blm nemuin imagenya hahaha)