MICROSOFT BLOGGERSHIP 2011: Yang Twitter Dan Merapi

Pada mulanya, mimpi terpendam Pesta Blogger Jogja 2010 adalah menjadi wadah yang mengkoordinasikan semua komunitas online agar komunikasi antar penggiat online tidak hanya terhenti, sekaligus mengenalkan komunitas online yang satu ke komunitas online yang lain, yang cukup beragam di Jogja. Tak disangka, justru mimpi terpendam tersebut bisa tercapai justru lewat musibah gempa merapi. Tepat empat hari sebelum Pesta Blogger diadakan, merapi memuntahkan laharnya, tiga letusan kala senja terbenam itu seperti titik balik komunitas online di Jogja.

Ada komunitas blogger, twitter, blackberry user, bahkan pecinta mobil ^^ semua dikenal lewat twitter ^^

Kami berkumpul, tanpa mengenal satu sama lain. Hanya lewat sebuah jejaring sosial bernama twitter, kami berkumpul secara offline untuk mengkoordinasikan apa yang masing masing komunitas bisa bantu. Seperti @resepmini misalnya, menjadi dapur umum dan membantu menyumbangkan nasi bungkus, @fiksiminijogja misalnya, membantu melakukan mind recovery pasca-bencana pada korban merapi dengan kemampuan mereka bercerita ataupun menghibur. Banyak juga para penggiat online jogja yang membantu menjadi “buzzer”, membuat semua orang, bahkan yang diluar negeri sekalipun bisa mengetahui keadaan Jogja saat itu dengan cepat walau tidak melalui media massa konvensional.

Kumpulan Logistik yang berhasil dikumpulkan dari para follower masing masing user dalam waktu sehari ^^

 

Bagi saya, keberadaan jejaring sosial sangat membantu sekali. Dengan berada di tangan tangan yang tepat, aliran informasi yang super kencang menjadi panduan pasti jalannya bantuan saat itu. Kami kala itu, berpegangan pada sebuah akun twitter @jalinmerapi, yang sangat informatif, untuk mencari posko posko belum tersentuh. Pun kami membantu memberi kontribusi apa yang sudah kami lakukan agar tidak terjadi penumpukan. Tidak hanya dengan sosial media, teknologi HT yang cukup sulit dinikmati banyak orang, mampu di-online-kan dan bisa diakses bahkan lewat telepon genggam, dimana saja.

Saya teringat, sebuah kepala dukuh masih terkagum kagum dengan teknologi twitter, bantuan yang dia minta, bisa sampai ditangannya dalam waktu yang cepat, hanya karena seseorang men-twit kannya. 140 karakter yang bisa dibaca semua orang yang paham bahasa indonesia dimana saja, mampu menolong sebuah desa. Jejaring sosial saat ini sangat mempermudah akses informasi, juga membuat kita lebih hemat energi. Bayangkan jika tidak ada teknologi online. Mungkin kami para relawan harus bekerja dengan teknologi konvensional yang lebih boros baik secara biaya maupun energi. Optimalisasi akses internet di Indonesia serta sosialisasi agar semakin banyak pengguna komputer “melek” internet akan menjadi kunci sukses pemanfaatan jejaring sosial yang baik.

Pada akhir kata, kegunaan jejaring sosial tidak hanya sebagai media bantuan untuk membantu bencana, betapa twitter membantu relawan hanyalah satu kegunaan kecil yang bisa saya sampaikan dalam rangka penghematan energi. Masih banyak sekali kegunaan jejaring sosial sebagai pengganti media konvensional, yang lebih boros, di segala bidang, baik politik, ekonomi maupun budaya, yang bisa digali lebih dalam lagi.

Yang Pengantin untuk Lima Bersaudara

Awas Panjang :D

Yang 2006

Seharusnya memori lima tahun itu tidak terbuka dan membuat hati ini terluka lagi. Hanya karena sebuah pesan instan, tak tersangka efek itu masih terasa.

Aku sekarang di belanda nih, nerusin S2

Aku tersenyum, aku teringat mimpimu dulu. Kamu akan kemana, bekerja di mana, semua serasa menyerang otakku untuk membuka kotak lima tahun yang lalu.

Kamu gimana? Udah lulus kuliah?

Aku tertegun, tidak. Kehidupan ku saat ini tidak seperti apa yang aku inginkan. Serasa malu, aku tak bisa menjawabmu.

Lalu kenangan lima tahun tanpamu masuk menusuk nusuk kepalaku beberapa hari terakhir ini. Aku tersadar, kamulah yang mengubahku menjadi aku yang sekarang ini.

Aku tak pernah suka sejarah, tapi karena kamu, yang penuh semangat, mendatangi jogja, mengajakku ke Vredeburg tahun itu, menggenggam tanganku dengan semangat dan memandang berbinar binar pada semua diorama yang ada di sana. Bahkan penuh semangat mencari cari uang koin 100 besar yang sudah mulai langka tahun itu.

Kamu, dan cerita cerita mitologi yunanimu yang selalu kamu ucapkan penuh semangat ditelepon kala jarak memisahkan kita. Aku lalu terhisap kesana, ketagihan pada cerita cerita masa lalu.

Kamu, yang selalu ada ketika aku labil. Ketika aku sedih. Dan selalu bilang “aku percaya kamu bisa.” Sedang aku tak mampu mendengarkanmu, padahal kita sama sama labil, sama sama kekanakan, tapi kamu selalu mampu maklum. Selalu mampu…. bersabar.

Aku tak pernah suka vanila, tapi aku tak pernah bisa lupa parfum yang kamu semprotkan pada boneka beruang bambia yang kau berikan padaku. Dan seperti permanen, bau itu tak pernah hilang setiap kali aku memeluk boneka itu. Sampai sekarang.

Aku adalah orang terjahat diduniamu, ketika kamu ulang tahun aku mengucapkan “I love you yesterday, today and tomorrow.” Tapi seminggu kemudian aku minta berpisah. Kamu penuh kemarahan mendatangi kotaku hanya untuk melihat kekeras kepalaanku.

Kamu, selalu tahu siapa saja pacarku setelah kamu, bahkan kamu masih menasehatiku pada tahun tahun pertama. Aku pun begitu masih mendengar ceritamu pada tahun tahun pertama. Entah kapan kita mulai tak bertegur sapa lagi.

Hingga sebuah pesan instan itu muncul dilayar komputerku.

Aku sekarang di belanda nih, nerusin S2

 

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 4,304 other followers