Yang Putri Yang Ditukar

Ranah media sedang heboh dengan datangnya sinetron yang cukup fenomenal, Putri Yang Ditukar. Bukan, bukan fenomenal karena cerita ataupun aktingnya yang bagus. Tapi fenomenal karena durasinya yang tidak punya perasaan. Bayangkan, dalam datu waktu, mereka merally tiga episode sekaligus dengan durasi tiga jam. Sejak setengah delapan hingga setengah sebelas malam.

Saya sendiri memang penggemar serial TV, tapi bukan serial TV Indonesia. Jadi saya kurang tahu bagaimana persaingan sinetron di Indonesia. Menurut saya sinetron di Indonesia tidak ada yang menarik, tidak mendidik dan membosankan. Saya pernah sekali, membuang waktu menonton Putri Yang Ditukar. Sungguh, benar benar tiga jam yang sia sia. Akting mereka jelek, ceritanya tidak masuk akal, tidak ada intinya dan membosankan.

Seseorang lalu membuat sebuah fanpage di jejaring sosial facebook : “Gerakan Koin untuk Artis Putri yang Ditukar” Tujuannya? Ya jelas sarkasme. Saya rasa semua orang cukup pintar untuk sadar bahwa ada banyak orang yang jelas muak dengan sinetron di Indonesia. Tapi saya salah, saya bahkan tidak tahu apa yang ada dipikiran penulis kolom kapanlagi ketika menurunkan berita ini, itu dan anu.

Lalu bergulirlah bola asumsi itu, seseorang dengan embel embel “berasal dari sumber yang terpercaya” menuduh pembuat fanpage ini sebagai orang dari pihak Production House sebelah yang berusaha menurunkan rating Putri Yang Ditukar. Oh please, mungkin orang orang yang tahu dan kenal si pembuat fanpage sepertinya bisa ngakak jumpalitan di depan layar. Tidak hanya asumsi, mendadak comment box kapanlagi serta dindin fanpage tersebut berubah menjadi ajang caci maki dan pembelaan yang fanatik atas masing masin sinetron.

Lalu, ketika membela sinetron sudah sama mengerikannya dengan membela agama, mau jadi apa negara kita? Bukankah seharusnya masih banyak hal lain yang lebih penting untuk diributkan dengan kritis? Mungkin saya terdengar sok bijak, tapi jika hal sepele seperti ini saja mampu menyulut emosi sebagian orang, mengapa kita masih bertanya tanya kenapa masyarakat Indonesia cukup bodoh untuk diprovokasi? Tak heran kan, jika akan banyak sekali kekerasan terjadi karena mudahnya emosi tersulut dengan hal hal tidak penting.

About these ads

54 thoughts on “Yang Putri Yang Ditukar

  1. eh, yang bikin grupnya saya lho…saya lho…
    tolong kasih tau ke semua simpatisan pyd ya. suruh misuh2 di blog saya saja. saya lagi miskin trefik akhir2 ini gara2 jarang nulis :P

  2. gw gak pernah punya waktu segitu lama untuk nonton serial tv. apalagi hanya sekedar nonton putri yang ditukar.

    gak sekalian semalam suntuk apa yah? *culik nikita willy*

  3. mungkin qta juga perlu lebih bijak dalam mengeluarkan pendapat…

    karena walaubagaimanapun, saya gag pernah denger ada orang yang suka disebut jelek,

    suka sinetron ataw engga, itu adalah tentang selera,
    dan ketika selera seseorang disebut jelek,
    maka orang tersebut akan sulit menahan diri,
    dan akhirnya akan balik menyerang…

    dan yang terjadi berikutnya adalah saling serang… :)

  4. mantap…..!

    ga perlu lah ngomongin sinteron pake emosi, apalagi pake nyolot.

    kecuali buat orang yang ga bisa nerima perbedaan, dan ga sanggup debat dengan kepala dingin, sehingga perlu mensenjatai dirinya dengan serangan-serangan emosi :)

  5. orang yg tidak bisa menghargai kreasi orang berarti itu orang tidak bisa menghargai diri sndiri,…. kita semua itu tau klo indonesia bukan jagonya bikin sinetron bagus,… tp sya yakin hampir dsetiap rumah nonton yg namanya sinetron,…. klo klian bikin blog yg bisanya cuman ngritik,… ga jelas,… coba kritik dulu diri sendiri,… dan ada dsalah satu blog bilang orang yg noonton sinetron itu bodoh,… apa dia ga sadar bahwa mungkin dirumahnya sendiri banyak orang bodoh karena kita mengkritik orang terdekat kita,……..

  6. @rieca gue setuju banget dgn pendapat lho,mereka kira mereka bisa buat sebuah sinetron yang bagus jangan cuman bisa ngritik karya orang yang ngak jelas ! BUKTIIN DONK KLU LHO BISA BUAT KARYA YANG LEBIH BAGUS

    1. Mengutip seorang teman :

      Apakah mengkritik harus dibarengi dengan memberi contoh nyata? Kita tidak boleh mengkritik sinetron jelek jika kita belum pernah membuat sinetron?

      Kalo begitu, berarti anda juga tidak boleh mengkritik pendapat saya jika anda tidak punya argumen yang kuat ataupun postingan yang lebih baik dari saya :mrgreen:

      btw, ini analogi anda yaaa :D

  7. Sudahlah.. sampai kapan mencaci maki sinetron trus? Mendingan promosi acara alternatifnya.

    Ayo.. nonton acara Sang Pendekar di Trans 7.
    (maaf.. ini promosi biar penonton banyak dan bisa nuntut Trans 7 memajukan jam tayang)

  8. Udah.. udah…
    selama kalian caci, selama itu pula banyak orang yang penasaran dan nonton.

    Mendingan promosikan acara alternatif.

    Ayo.. tonton Sang Pendekar di Trans 7.
    (penontonnya mesti banyak dulu biar bisa minta jam tayang dimajukan oleh Trans 7 neh)

  9. hahaha
    film indonesia kocak.. emang ngga masuk akal…
    apalagi film hollywood pengen di stop apaan yg pengen di tonton?
    jauh banget dah tekniknya

  10. ini film kapan kelarnya sih, sumpah memuakkan, buang2 listrik buat acara sampah kayak gini… 3 jam gila aja… ngalahin BOX holliwod..

    klo isi ceritanya bagus, kagak banget, kejadian ide tolol sutradara diulang2 terus, ga kreatif…

    ga ada pilhan laen, kayaknya harus gw blokir saluran RCTI dirumah, mubazir mampus…

  11. nah ini nih yang bikin ane jadi gak pernah liat OVJ ,.. Sialan tuh sinetron dah critanya gak jelas, 3 jam lagi ! Jen edan mendt seng gawe…
    Kenapa sih kudu dituker, bikin ribet ajah. Gak sekalian ayam ketuker, mobil ketuker, bini ketuker… Hahaha
    GAJEBO

  12. entah kenapa sinetron indonesia kebanyakan ngejiplak serial luar, putri yang ditukar apa betul ceritanya gak ngejiplak ya???

  13. pyd..TERLALU di dramatisir..critanya ga masuk akal…kurang kreatif..di kmp citampele-CIANJUR..yg punya tv smpe nyiram tv nya saat nnton pyd..saking keselnya pa jlan crita nya yg ga msuk akal binti tahayul!

  14. kapan sih putri yang ditukar tamat slx gue bosan nontonx ceritanya gitu 2x aja kalau gak hilang ingatan atau sakit .kemudian nikita nggak bahagia amat sih masa kecilx diganti dengan masa tua masa dipasangin ama orang yang sudah dewasa padahal nikita kan masih remaja .filmx ditamatin cepet dong. kemudian untuk panasonik awaerd masa film rcti semua yang masuk nominasi tidak masuk arti sahabat padahal retingnya kan tinggi apaantu safa dan marwah,kemilau cinta kamila sekalian aja namanya diganti jadi panasonic rcti award

  15. Wah gue nonton dua episode terakhir ini bener2 ngakak ngeliat kelakuan Riski dalam mencintai Amira koq ada ya cowok seguoblog itu … kayaknya sutradaranya cewek ya? sampai mengidolakan cowok yang bener2 mencintai secara membabi buta … Tirta lebih OK dalam mencintai, kasihan Amira orang normal ditengah-tengah orang yang gak normal pola pikirnya … he he he

  16. dari awal dh bisa ditebak ceritanya, tp knp kq ampe’ skrg g’ kelar2????? alurnya mbulet, itu2 ja….. lbh suka drama produksi luar negri…..

  17. mnurut aku sinetron ini harus slalu tayang karna banyak orang2 yg pada sirik di situs ini. biarlah anjing menggong2.

    maju trus PYD……

  18. People make mistakes in love all the time, and you wouldn’t be reading this if your love stories were all happy fairy tales. Darcy was sick of seeing civility, officiousness and deference in all the women of his rank. This will bother him until it drives him crazy and wants to get back together with you.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s