Yang Keberadaan Orang Gila
Oktober 18, 2011 at 10:05 am 5 komentar
Siang itu, ketika menyelinap diam diam dari kelas yang membosankan, saya tak sengaja membaca berita ini.
“We have 9,000 community health centers throughout the country, but only 70 establishments provide services for patients with mental problems,” she said during the commemoration of World Mental Health Day in Bogor, West Java.
There are only two mental hospitals in Jakarta — Duren Sawit Hospital and Soeharto Heerdjan Hospital — along with four mental health institutions and 44 community health centers that can handle patients with mental problems.
Indonesia has one of the lowest psychiatrist-population ratios in the world. Currently, there are only 600 psychiatrists nationwide — approximately one psychiatrist for every 400,000 to 500,000 people.
The ideal ratio is one for every 30,000 people, which means Indonesia would need about another 8,000 psychiatrists.
Saya, entah kenapa, kesal membaca berita ini. Saya paham, naif jika tetiba saya berharap pemerintah atau masyarakat melirik masalah ini. Mungkin kita lebih khawatir populasi orang utan punah ketimbang bertambahnya orang orang gila. Kenapa tidak sekalian pemerintah membantai saja? Toh, tak ada yang mau mengurus dan merawat mereka.
Entry filed under: Yang jadi pikiran. Tags: .
5 Komentar Add your own
Tinggalkan Balasan
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed

1.
dosengila | Oktober 18, 2011 pada 10:24 am
Saya dosengila.
2.
dodong | Oktober 18, 2011 pada 12:01 pm
bantai saja. lha ngurus aja gak becus. lagian cuman ngabisin jatah bera. satu orang mati itu tragedi, ratusan orang mati itu statistik. #nyinyir
3.
wahyu asyari m | Oktober 19, 2011 pada 9:54 am
kasihan chor kalo dibantai
4.
gambarpacul | Oktober 20, 2011 pada 7:13 pm
jadi ke Korea?? ..
salam kenal juga…
5.
taproallisya | November 19, 2011 pada 6:18 pm
Memang banyak sekali yang bisa dilakukan ma wordpress ini. Saya pun masih nda ngerti apa maksud dari tulisannya. Kadang indonesia kadang inggris. Tapi yang penting saya silaturahmi dengan sampeyan.
Fajar
http://taproallisya.wordpress.com/syariah-2/