Yang J music, K music

Seorang teman bertanya pada saya; “Kenapa sih masih membanding bandingkan J-music sama K-music? Kan mereka sama aja, Jepang punya boyband, Korea juga punya, Jepang punya rock band, Korea juga punya. Sama aja lagi!”

Jepang lebih tua.

Saya tidak ingat kapan saya tahu musik jepang berkembang. Tapi yang saya tahu, sejak tahun 80an ada banyak band atau penyanyi dengan genre yang beragam. Sebut saja J-anime. Musik pembuka dan penutup anime ini jelas sudah ada sejak lama, saya dulu suka dengan OSTnya Doraemon, SailorMoon, dan lain lain (yang pada saat itu disulih suarakan). Sampai lebih banyak lagi seiring dengan makin banyaknya anime yang muncul.

Berbeda dengan Korea yang baru terasa Hallyu (Korean Wave) nya di Indonesia pada sekitar 2006an.

Korea lebih seragam.

Sudah tahu tentang Visual Kei? Sekitar tahun 2000an saya sudah tergila gila dengan banyak band visual kei, Visual Kei beda dengan J-rock atau J-metal, mereka dibedakan lebih bagaimana mereka perform dengan kostum atau makeup yang ga normal. Sebut saja The legendary X-Japan (OH YEAH!!!!), Dir En Grey, Lareine, Malice Mizer dan banyak lagi. Itupun punya banyak sub-genre lagi seperti Angura kei, Elegant-gothic kei, Eroguro kei, Iryō kei, Koteosa kei, Kotevi kei, Kurafu kei, Kurofuku kei, Lolivi kei, Nagoya kei, Oshare kei, Softvi kei, Toroteru kei dimana penjelasannya bisa jadi luar biasa panjang.

Sedangkan korea tidak. Padahal Indonesia saja punya lho, seperti /rif, GIGI (pada tahun 80an), Kuburan band (sadly yes), dan ada band indie yang sialnya bervisual kei juga tapi lebih nggilani.

Pasar Korea lebih seragam, tentu saja ada band dengan genre K-Rock seperti The TRAX, yang padahal diproduseri oleh Yoshiki X-Japan, tapi akhirnya berpaling ke pop juga. FT Island dan CN Blue pun tidak saya anggap sebagai rock band, karena (menurut saya) kurang ngerock. Ini karena trennya sekarang adalah grup-vokal-mas-mbak-cantik-yang-menari-nari-bahagia.

Pasar Korea mematikan.

Saya pernah datang di kuliah umum tentang perkembangan entertainment Korea, pada saat pertengahan 90an (mungkin 96-97), tren yang ada saat itu adalah hiphop. Menjamur lah grup hiphop semacam Sech Kies, H.OT, 1TYM, Shinhwa (angkatan 98) yang bergenre hiphop lalu punah pada awal 2000.

Berbeda dengan grup atau band jepang yang punya posisi sendiri di hati penggemarnya dan bisa berkembang (bukan dengan ekstrem berganti genre musik) dan tetap bertahan. Misalnya, band besar macam L’arc~En~Ciel yang bahkan usianya lebih tua dari saya!

Atau X-Japan, dimana para dewa musik tersebut ber-reuni dan mengeluarkan album lagi dengan menggandeng Sugizo, lead guitarist band besar Luna Sea yang sudah bubar.  Tinggal nunggu disembah sembah aja sudah.

KONSER! KONSER!! KONSER!!!

Saya tidak paham bagaimana sistem konser di Korea, berbeda dengan Jepang yang tiap band punya waktu sendiri untuk konser dan tur, dan mengeluarkan DVD live, dan membuat fansnya menjerit jerit puas mendengarkan satu album secara live.

Di Korea, setahu saya, livenya selalu keroyokan, dalam satu panggung bisa melihat BUANYAK banget artis, di mana mereka hanya menyanyikan 1-2 lagu saja. Mungkin poin plusnya bayar sekali bisa ngerasain banyak ya.

Begitu juga dengan konser di luar negeri, SM Entertainment sebagai “majikan” banyak band membawa BUANYAK band dan tur di LA dengan tajuk “SM TOWN”. Bukan spesifik siapa. Lalu, bagaimana bisa fansnya dibiarkan, terikat?

Ya, di Jepang juga ada Johnny’s Entertainment yang membawahi SMAP, Tokio, Kinki Kids, V6, Arashi, Tackey and Tsubasa, NEWS, Kanjani8, KAT-TUN, Hey! Say! JUMP, dan mengadakan konser keroyokan “Marching J”, tapi untuk penggalangan dana korban gempa di Touhoku. Setiap boybandnya punya tour sendiri, Hey! Say! JUMP Winter Concert, KAT-TUN -NO MORE PAIИ- WORLD TOUR, V6 Live DVD Asia Tour 2010 in Japan Ready?, Kanjani8 Dome Tour, dan lain lain, (oh please, saya bukan Johnny’s fans)

Korea lebih ganteng/cantik. Jepang lebih berkarakter.

Yah, ini sih bener, entah kenapa ngeliat member boyband korea itu ganteng cantik bener, matanya bulat besar, kulit mukanya mulus, giginya bagus. Orang jepang? Ya selera, temen saya lebih suka lihat girlband jepang yang katanya lebih punya imej polos ketimbang korea. Namun buat beberapa orang, melihat girlband korea mereka tampak sama satu sama lain, cantik, sekian. Sedang member girlband jepang punya karakter, childish, dewasa, imut, pekerja keras, tomboy dan lainnya. Saya kurang paham, saya bukan fans girlband soalnya :D

Nah kembali ke pertanyaan di atas, kenapa juga dibanding bandingkan? Yah jelas dong, mereka hanya serupa, tapi tetap berbeda. Tidak bisa dipukul rata sama. Penetrasi budaya pop korea dan jepang ke dalam Indonesia pun punya cara yang berbeda. Karena mirip namun berbeda ini orang orang mulai membanding bandingkan, namun pemilihan mana yang lebih baik tergantung pada selera masing masing. Dan tidak bisa juga memaksakan menyukai musik yang lain, hanya karena “terlihat sama”

3 Comments (+add yours?)

  1. stey
    Jan 05, 2012 @ 14:32:03

    ga tau kenapa belum bisa nemu asiknya ndengerin musik korea, kalau musik jepang, well perbendaharaanku mungkin cuma mentok di Laruku, Ayumi hamasaki, utada hikaru, doang..tapi menurutku kok mereka emang lebih kaya ya?

    Reply

  2. danie
    Jan 07, 2012 @ 09:46:23

    hahahaa… saya tetep suka backstreetboys sejak dulu.
    bukan korea dan jepang. :D

    ketauan udah tua yak?

    Reply

  3. jensen99
    Jan 07, 2012 @ 20:46:59

    Kalo buat grup band, saya sepakat. Jepang memang level dunia. Tapi musik pop saya rasa beda kasus. Khusus soal girlband/female idol group, saya rasa Korea lebih cantik dan lebih berkarakter ketimbang Jepang. Imej girlband Jepang ditujukan buat pemuas mata fans cowok. Grup seperti AKB48 saja sampai bisa punya peleton SDN48 khusus selera JAV. Sementara imej girlband korea lebih ke cewek2 berkarakter yang bisa jadi panutan. Makanya girlband Korea populer diantara fangirl, dan mereka bahkan lumayan sukses penetrasi ke pasar Jepang. Hmm… kupikir artikel ini bisa mendeskripsikan maksud saya dengan jauh lebih baik. :mrgreen:

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 4,304 other followers

%d bloggers like this: