<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>+._cHoRo_.+</title>
	<atom:link href="http://choro.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://choro.wordpress.com</link>
	<description>Yang ada untuk ditiadakan</description>
	<lastBuildDate>Tue, 24 Jan 2012 22:01:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='choro.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>+._cHoRo_.+</title>
		<link>http://choro.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://choro.wordpress.com/osd.xml" title="+._cHoRo_.+" />
	<atom:link rel='hub' href='http://choro.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Yang Tempat Nongkrong di Jogja</title>
		<link>http://choro.wordpress.com/2012/01/21/yang-tempat-nongkrong-di-jogja/</link>
		<comments>http://choro.wordpress.com/2012/01/21/yang-tempat-nongkrong-di-jogja/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 21 Jan 2012 08:39:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>choro</dc:creator>
				<category><![CDATA[Yang jadi pikiran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://choro.wordpress.com/?p=959</guid>
		<description><![CDATA[Sebetulnya bahasan ini tanpa sengaja ter-kultwit-kan jam 2 tadi pagi. Iseng aja mungkin nulis ulang di blog biar lebih rapih. Jadi, awalnya bahasan beginian muncul gara-gara nonton Dharma for Music di Skybar Lounge di All Seasons Hotel. Dharma sendiri adalah band indie yang lagi ngehits &#8211; ngehitsna di teman &#8211; teman online jogja dan punya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=choro.wordpress.com&amp;blog=4133400&amp;post=959&amp;subd=choro&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebetulnya bahasan ini tanpa sengaja ter-kultwit-kan jam 2 tadi pagi. Iseng aja mungkin nulis ulang di blog biar lebih rapih.</p>
<p>Jadi, awalnya bahasan beginian muncul gara-gara nonton <strong>Dharma for Music</strong> di Skybar Lounge di All Seasons Hotel. Dharma sendiri adalah band indie yang lagi ngehits &#8211; ngehitsna di teman &#8211; teman online jogja dan punya regular show di <strong>Skybar Lounge</strong>. (Sila cek <a href="http://soundcloud.com/dharmaformusic">soundcloud</a> mereka, <a href="http://dharmajogja.blogspot.com">blog</a>, ataupun <a href="http://twitter.com/dharmaformusic">akun twitter</a>nya)</p>
<p>Karena regular, otomatis saya dan teman-teman jadi sering menyambangi Skybar Lounge. Skybar Lounge sendiri belum lama hadir di Jogja, mungkin sekitar kuartal akhir 2011 kemarin lah. Masalahnya, semakin lama, harga minuman di sana melambung terlalu pesat. Jadi, dalam jangka waktu kurang dari 6 bulan, harga punch drink yang awalnya hanya 11 ribu rupiah saja, sekarang menjadi 18 ribu rupiah, belum termasuk pajak. Pajaknya sendiri 10% + 10%, jadinya 21%. Untuk konsumen langganan tentu saja jadi mengejutkan, karena kenaikan harganya beneran njemplang sejak &#8220;perkenalan&#8221;. Kesannya kita dikenalkan dengan wajah ramah, e ternyata penguras dompet juga.</p>
<p>Nah, berbekal dengan pengalaman saya sebagai <span style="color:#000000;"><del>anak gaul jogja keren banget dan sangat eksis</del></span> fakir wi-fi, saya jadi menyimpulkan hal-hal apa saja yang bisa bikin sebuah tempat nongkrong itu rame banget di jogja. Memang secara keseluruhan, tipe penongkrong di jogja itu bermacam-macam, (mungkin <a href="http://www.ivanloviano.com/2008/11/12/top-ten-karakter-penongkrong-kafe/">postingan lama</a> teman saya <a href="http://www.ivanloviano.com/">Ivan</a> bisa membantu) tapi ada beberapa karakteristik besar yang bisa membantu tempat nogkrong di jogja menjadi populer.</p>
<p><strong>1. Murah! MURAH! MURRAAAHHHH!!!</strong></p>
<p><strong></strong>Satu karakter anak nongkrong jogja yang harus dipahami oleh manajemen adalah, KAMI INI MAHASISWA. Dan sialnya, kebanyakan pelanggan jogja lebih betah berlama-lama di tempat yang kurang nyaman sambil nyeruput teh poci sembilan ribu yang bisa buat ber tiga, ketimbang nongkrong di tempat yang harga minumannya 30ribu tapi nyaman. Satu tempat yang sukses dengan konsep murah ini adalah <strong>Semesta Kafe</strong>. Kalo saya sih, kurang suka dengan pelayanannya dan tempatnya yang &#8216;agak jorok&#8217;, tapi memang masalah harga sangat ramah pada dompet.</p>
<p>Atau <strong>Raminten</strong>, dengan konsep restoran (bukan kafe) dengan lokasi yang luas, range harga murah dan pilihan makanan beragam bikin Raminten ini sampai punya &#8216;waiting list&#8217; setiap harinya. Alias ngantri untuk bisa makan di sana.</p>
<p>Tapi, banyak juga yang memilih tempat yang lebih mendingan dan harga diatas situ, namun masih juga tetap murah. Misalnya <strong>Rumah Cokelat</strong>. Rumah Cokelat itu punya range harga dari di bawah sepuluh ribu, sampai dua puluh ribu saja, namun bersih dan nyaman. Gak heran Rumah Cokelat ini sering penuh dan bagi yang ingin mampir jadi kehilangan tempat.</p>
<p>Selain Rumah Cokelat, ada juga <strong>Kedai Kopi</strong>, kafe yang punya tiga cabang di jogja ini juga terkenal. Punya range harga yang juga tidak kejam dengan kantong, tempat nyaman dan agak besar. Walau dua lantai juga masih suka penuh.</p>
<p>Nah, tempat seperti semesta, raminten, cokelat, dan kedai kopi ini punya satu kesamaan. Murah. Jadi walau nongkrong bisa lebih dari tiga jam, untuk pesan lagi itu gak ragu.</p>
<p><strong>2. Kualitas Pelayanan</strong></p>
<p>Tahukah, bahwa ada satu tempat di jogja yang interiornya asik banget, harga masih masuk akal, tapi pelayanannya super bego? Namanya, <strong>Discovery Cafe</strong>, entah kenapa setiap pesan makanan itu bisa datang beberapa jam kemudian dan tidak dalam keadaan hangat lagi. Pelayanan jelas salah satu bagian yang penting dalam membuat pelanggan betah berlama-lama di satu tempat.</p>
<p>Nah, itulah salah satu alasan kenapa saya bisa betah di <strong>Peacock Coffee</strong>, baristanya ramah dan ga rese. Sehingga saya merasa berada di rumah kedua. Ada banyak kafe yang pelayanannya kacrut banget, beberapa diantaranya barisan kafe di daerah Nologaten (yang saya ga ingat namanya karena emang ga spesial). Namun biasanya, kekurangan kualitas pelayanan begini mampu ditutupi dengan harga murah (yang makanya saya pasang di nomer satu, alasan kenapa tempat nongkrong bisa ramai).</p>
<p><strong>3. Wi Fi dan Colokan</strong></p>
<p><strong></strong>Dua hal ini opsional tapi memang diusahakan kalau bisa ada. Biasanya membantu banget buat yang nongkrong sendirian dan berakhir membuka pekerjaan di kafe sambil menyesap espresso. Untuk yang nongkrong beramai-ramai, kekurangan wi fi dan colokan ini ga jadi masalah. Toh <em>nyolok ga nyolok asal ngumpul, kok</em>.</p>
<p><strong>4. Komunitas</strong></p>
<p>Kalau memang tidak mampu memasang harga yang murah sekali (karena beban biaya perawatan dan pelayanan misalnya), maka gandenglah komunitas, supaya mau berpromosi gratis. <em>Word of mouth</em> di jogja ini pengaruhnya cukup besar. Ambil contoh <strong>Geronimo Cafe</strong> yang mau menggandeng komunitas Stand Up Jogjakarta, sehingga setidaknya ketika anak stand up mau ngumpul, geronimo menjadi opsi yang cukup besar untuk dipilih. Geronimo Cafe sendiri punya range harga lima belas ribuan sampai tigapuluh ribu, jadi tidak terlalu murah, namun masih masuk akal.</p>
<p><strong>Dixie</strong> juga bisa jadi contoh tempat yang mau pedekate pada komunitas, sehingga banyak komunitas merujuk Dixie sebagai tempat yang bisa dipakai untuk membuat event kumpul-kumpul. Saya sendiri jika ditanya sebaiknya kalau mau bikin event di mana, biasanya akan merujuk ke Dixie. Karena selain mampu menyediakan tempat dan makanan, mengurusnya tidak terlalu rumit.</p>
<p>Nah, kembali ke Skybar Lounge tadi. Skybar Lounge punya banyak kekurangan yang seharusnya diperbaiki sebelum mereka mau menaikkan harga (lagi). Masalahnya, Skybar Lounge punya konsep yang muda dan dinamis yang lebih cocok menembakkan pasarnya ke mahasiswa. Sayang, konsep ini tidak dibarengi dengan isi dapur yang mumpuni. Pilihan menu Skybar Lounge tidak memberi banyak pilihan, kualitas rasa dengan harga yang ditawarkan tidak berbanding lurus, malah cenderung mengecewakan.</p>
<p>Kalau alasannya adalah karena ini di Hotel, maka Jogja punya <strong>Quality hotel</strong> yang punya dimsum corner dengan selalu diskon 50% (+10% kalau bisa menunjukkan KTM), dan tax nya hanya sekitar 15%. Selain itu, walau harga makanannya cukup mahal, namun kualitas makanannya bisa diacungi jempol. Mereka punya menu nasi goreng kare yang harganya 50ribu tapi lumayan menggoyang lidah, atau fettuccine cream yang harganya 72ribu namun porsinya bisa untuk bertiga dan rasanya enak. Sehingga, jika memang Skybar mau menargetkan pasar pada mereka yang lebih dewasa, setidaknya buat kualitas makanan dan minuman yang juga &#8216;dewasa&#8217;. Serius, siapa yang mau membayar es <del>susu</del> coklat <del>encer</del> dengan harga dua puluh dua ribu? Kami mahasiswa mungkin ga masalah minum es <del>susu</del> coklat <del>encer</del> dengan harga tujuh ribu, sih. Jika Skybar masih ingin berkonsep gaul dan mahal, gandenglah komunitas DAN supportlah mereka supaya mereka menjadi betah dan loyal di sana.</p>
<p>Jangan seperti <strong>Myoozik</strong> atau <strong>Own Cafe</strong> yang sebetulnya punya harga diatas rata rata (di mana sekali nongkrong mungkin bisa habis empat sampai lima puluh ribu seorang), namun tidak juga menggandeng komunitas. Sebetulnya dulu Myoozik sempat mengadakan <em>event reguler</em> dan pedekate dengan banyak komunitas, sayang, entah kenapa, hubungan ini dilepas dan sekarang mereka menjadi sepi.</p>
<p>Bisnis tempat nongkrong di Jogja ini menjamur, jadi tingkat persaingan di sini tinggi. Namun, Jogja bukanlah Jakarta, konsep mahal, enak, fancy dan memuaskan bisa saja dipakai di jogja, tapi bukan sebagai tempat nongkrong harian anak mudanya. Ada beberapa orang yang merindukan bisa menikmati tempat yang nyaman, enak, menyenangkan dan mereka rela membayar lebih untuk itu. Tapi, tidak untuk setiap hari.</p>
<p>Nah, begitu sih kurang lebihnya isi kultwit tadi pagi. Saya sendiri masih bertahan main ke Skybar Lounge selama ada Dharma for Music di sana. Karena saya di sana menikmati suara dan pemandangan sih, tidak menikmati makanan atau minuman di sana. <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/choro.wordpress.com/959/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/choro.wordpress.com/959/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/choro.wordpress.com/959/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/choro.wordpress.com/959/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/choro.wordpress.com/959/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/choro.wordpress.com/959/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/choro.wordpress.com/959/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/choro.wordpress.com/959/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/choro.wordpress.com/959/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/choro.wordpress.com/959/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/choro.wordpress.com/959/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/choro.wordpress.com/959/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/choro.wordpress.com/959/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/choro.wordpress.com/959/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=choro.wordpress.com&amp;blog=4133400&amp;post=959&amp;subd=choro&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://choro.wordpress.com/2012/01/21/yang-tempat-nongkrong-di-jogja/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/84499e6106e053ec561813dd9fc05c98?s=96&#38;d=monsterid" medium="image">
			<media:title type="html">choro</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Yang Another</title>
		<link>http://choro.wordpress.com/2012/01/15/yang-another/</link>
		<comments>http://choro.wordpress.com/2012/01/15/yang-another/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Jan 2012 08:10:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>choro</dc:creator>
				<category><![CDATA[Yang pelem pelem]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://choro.wordpress.com/?p=951</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Kamu pernah dengar tentang Misaki? Dari kelas 3-3. Kejadiannya 26 tahun lalu, dia sudah populer sejak kelas 1. Dia pintar, cantik dan sifatnya baik, semua orang baik murid maupun guru, sayang padanya. Tapi, sesaat setelah dia di kelas 3, dia meninggal karena kecelakaan. Semua orang kaget, sampai tiba-tiba seseorang menunjuk meja Misaki dan berkata &#8216;Itu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=choro.wordpress.com&amp;blog=4133400&amp;post=951&amp;subd=choro&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p><em>&#8220;Kamu pernah dengar tentang Misaki? Dari kelas 3-3. Kejadiannya 26 tahun lalu, dia sudah populer sejak kelas 1. Dia pintar, cantik dan sifatnya baik, semua orang baik murid maupun guru, sayang padanya. Tapi, sesaat setelah dia di kelas 3, dia meninggal karena kecelakaan. Semua orang kaget, sampai tiba-tiba seseorang menunjuk meja Misaki dan berkata &#8216;Itu Misaki, dia tidak meninggal&#8217;. Memang hanya pura-pura, tapi sejak hari itu, kelas 3-3 mulai bersikap seolah-olah Misaki masih hidup. Mereka berpura-pura hingga hari kelulusan. Bahkan, kepala sekolah menyiapkan kursi di upacara kelulusan mereka. Tentu saja ini cerita yang baik, hanya jika semua berakhir di sini&#8230;&#8221;</em></p></blockquote>
<p><em>Another</em>, adalah novel fiksi horor karya Yukito Ayatsuji yang diterbitkan Kadokawa Shoten pada Oktober 2009. Adaptasi <em>manga</em>nya diilustrasi oleh Kiyohara Hiro, sebanyak 4 buku dan diterbitkan sejak Mei 2010 sampai Januari 2012.</p>
<p><a href="http://choro.files.wordpress.com/2012/01/horriblesubs-another-01-480p-mkv_snapshot_21-19_2012-01-14_22-50-00.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-952" title=" Another - 01 " src="http://choro.files.wordpress.com/2012/01/horriblesubs-another-01-480p-mkv_snapshot_21-19_2012-01-14_22-50-00.jpg?w=455&#038;h=257" alt="" width="455" height="257" /></a></p>
<p>Nah, pada Januari ini, <em>Another</em> diadaptasi menjadi <em>anime</em>-series dan episode pertama muncul pada tanggal 10 kemarin. Ceritanya sama, dibuka dengan narasi pendek tentang kejadian 26 tahun lalu, kemudian pergi ke tahun 1998, dimana Koichi Sakakibara (15) pindah dari Tokyo ke Yomiyama, kota kelahiran ibunya. Dia masuk ke sekolah menengah Yomiyama, berusaha beradaptasi namun tidak dapat mengerti kenapa teman sekelasnya bersikap aneh. Siapa yang sangka, bahwa misteri Misaki 26 tahun lalu ada hubungannya dengan ibunya yang meninggal 15 tahun lalu.</p>
<p><a href="http://choro.files.wordpress.com/2012/01/horriblesubs-another-01-480p-mkv_snapshot_21-12_2012-01-14_22-51-59.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-953" title="Another - 01" src="http://choro.files.wordpress.com/2012/01/horriblesubs-another-01-480p-mkv_snapshot_21-12_2012-01-14_22-51-59.jpg?w=455&#038;h=257" alt="" width="455" height="257" /></a></p>
<p><em>Another</em> menjanjikan thriller yang intense, setidaknya begitulah yang kesan saya setelah membaca <em>manga</em>nya, pada episode pertama, aura misterinya mampu terbangun sempurna walaupun terasa lambat. Namun cukup membuat penasaran bagaimana kelanjutan misteri sekolah Yomiyama ini. <em>Another</em> adalah anime dengan genre<em> supernatural-horror</em>, diproduksi oleh <strong>P.A. Works</strong> (<em>Angel Beats, Canaan</em>) dan dibuka oleh lagu <em>Kyoomu Densen</em> (<em>Nightmare Contagion</em>) dari Ali Project, band gotik yang bergaya aristokrat yang sangat cocok dengan aura anime ini.</p>
<p>Sayang, <em>manga</em>nya sendiri belum terbit di Indonesia secara legal, saya baca dari scanlation, yang menurut saya terjemahan  kurang begitu bagus, tapi well, masih bisa dipahami sih. Silahkan cari di situs yang bisa baca gratisan, tapi baru 10 chapter (dari kurang lebih 16 chapter) yang baru diterjemahkan.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/choro.wordpress.com/951/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/choro.wordpress.com/951/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/choro.wordpress.com/951/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/choro.wordpress.com/951/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/choro.wordpress.com/951/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/choro.wordpress.com/951/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/choro.wordpress.com/951/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/choro.wordpress.com/951/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/choro.wordpress.com/951/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/choro.wordpress.com/951/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/choro.wordpress.com/951/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/choro.wordpress.com/951/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/choro.wordpress.com/951/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/choro.wordpress.com/951/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=choro.wordpress.com&amp;blog=4133400&amp;post=951&amp;subd=choro&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://choro.wordpress.com/2012/01/15/yang-another/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/84499e6106e053ec561813dd9fc05c98?s=96&#38;d=monsterid" medium="image">
			<media:title type="html">choro</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://choro.files.wordpress.com/2012/01/horriblesubs-another-01-480p-mkv_snapshot_21-19_2012-01-14_22-50-00.jpg" medium="image">
			<media:title type="html"> Another - 01 </media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://choro.files.wordpress.com/2012/01/horriblesubs-another-01-480p-mkv_snapshot_21-12_2012-01-14_22-51-59.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Another - 01</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Yang J music, K music</title>
		<link>http://choro.wordpress.com/2012/01/05/yang-j-music-k-music/</link>
		<comments>http://choro.wordpress.com/2012/01/05/yang-j-music-k-music/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Jan 2012 06:40:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>choro</dc:creator>
				<category><![CDATA[Yang lagu lagu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://choro.wordpress.com/?p=949</guid>
		<description><![CDATA[Seorang teman bertanya pada saya; &#8220;Kenapa sih masih membanding bandingkan J-music sama K-music? Kan mereka sama aja, Jepang punya boyband, Korea juga punya, Jepang punya rock band, Korea juga punya. Sama aja lagi!&#8221; Jepang lebih tua. Saya tidak ingat kapan saya tahu musik jepang berkembang. Tapi yang saya tahu, sejak tahun 80an ada banyak band [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=choro.wordpress.com&amp;blog=4133400&amp;post=949&amp;subd=choro&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Seorang teman bertanya pada saya;<em> &#8220;Kenapa sih masih membanding bandingkan J-music sama K-music? Kan mereka sama aja, Jepang punya boyband, Korea juga punya, Jepang punya rock band, Korea juga punya. Sama aja lagi!&#8221;</em></p>
<p><strong>Jepang lebih tua.</strong></p>
<p><strong></strong>Saya tidak ingat kapan saya tahu musik jepang berkembang. Tapi yang saya tahu, sejak tahun 80an ada banyak band atau penyanyi dengan <em>genre </em>yang beragam. Sebut saja J-anime. Musik pembuka dan penutup anime ini jelas sudah ada sejak lama, saya dulu suka dengan OSTnya Doraemon, SailorMoon, dan lain lain (yang pada saat itu disulih suarakan). Sampai lebih banyak lagi seiring dengan makin banyaknya anime yang muncul.</p>
<p>Berbeda dengan Korea yang baru terasa <em>Hallyu (Korean Wave)</em> nya di Indonesia pada sekitar 2006an.</p>
<p><strong>Korea lebih seragam.</strong></p>
<p>Sudah tahu tentang Visual Kei? Sekitar tahun 2000an saya sudah tergila gila dengan banyak band visual kei, Visual Kei beda dengan J-rock atau J-metal, mereka dibedakan lebih bagaimana mereka <em>perform</em> dengan kostum atau makeup yang ga normal. Sebut saja <em>The legendary</em> X-Japan (OH YEAH!!!!), Dir En Grey, Lareine, Malice Mizer dan banyak lagi. Itupun punya banyak sub-genre lagi seperti Angura kei, Elegant-gothic kei, Eroguro kei, Iryō kei, Koteosa kei, Kotevi kei, Kurafu kei, Kurofuku kei, Lolivi kei, Nagoya kei, Oshare kei, Softvi kei, Toroteru kei dimana penjelasannya bisa jadi luar biasa panjang.</p>
<p>Sedangkan korea tidak. Padahal Indonesia saja punya lho, seperti /rif, GIGI (pada tahun 80an), Kuburan band (sadly yes), dan ada band indie yang sialnya bervisual kei juga tapi lebih <em>nggilani.</em></p>
<p>Pasar Korea lebih seragam, tentu saja ada band dengan genre K-Rock seperti The TRAX, yang padahal diproduseri oleh Yoshiki X-Japan, tapi akhirnya berpaling ke pop juga. FT Island dan CN Blue pun tidak saya anggap sebagai rock band, karena (menurut saya) kurang ngerock. Ini karena trennya sekarang adalah grup-vokal-mas-mbak-cantik-yang-menari-nari-bahagia.</p>
<p><strong>Pasar Korea mematikan.</strong></p>
<p>Saya pernah datang di kuliah umum tentang perkembangan <em>entertainment</em> Korea, pada saat pertengahan 90an (mungkin 96-97), tren yang ada saat itu adalah hiphop. Menjamur lah grup hiphop semacam Sech Kies, H.OT, 1TYM, Shinhwa (angkatan 98) yang bergenre hiphop lalu punah pada awal 2000.</p>
<p>Berbeda dengan grup atau band jepang yang punya posisi sendiri di hati penggemarnya dan bisa berkembang (bukan dengan ekstrem berganti genre musik) dan tetap bertahan. Misalnya, band besar macam L&#8217;arc~En~Ciel yang bahkan usianya lebih tua dari saya!</p>
<p>Atau X-Japan, dimana para dewa musik tersebut ber-reuni dan mengeluarkan album lagi dengan menggandeng Sugizo, <em>lead guitarist</em> band besar Luna Sea yang sudah bubar.  Tinggal nunggu disembah sembah aja sudah.</p>
<p><strong>KONSER! KONSER!! KONSER!!!</strong></p>
<p>Saya tidak paham bagaimana sistem konser di Korea, berbeda dengan Jepang yang tiap band punya waktu sendiri untuk konser dan tur, dan mengeluarkan DVD live, dan membuat fansnya menjerit jerit puas mendengarkan satu album secara live.</p>
<p>Di Korea, setahu saya, livenya selalu keroyokan, dalam satu panggung bisa melihat BUANYAK banget artis, di mana mereka hanya menyanyikan 1-2 lagu saja. Mungkin poin plusnya bayar sekali bisa ngerasain banyak ya.</p>
<p>Begitu juga dengan konser di luar negeri, SM Entertainment sebagai &#8220;majikan&#8221; banyak band membawa BUANYAK band dan tur di LA dengan tajuk &#8220;SM TOWN&#8221;. Bukan spesifik siapa. Lalu, bagaimana bisa fansnya dibiarkan, terikat?</p>
<p>Ya, di Jepang juga ada Johnny&#8217;s Entertainment yang membawahi SMAP, Tokio, Kinki Kids, V6, Arashi, Tackey and Tsubasa, NEWS, Kanjani8, KAT-TUN, Hey! Say! JUMP, dan mengadakan konser keroyokan &#8220;Marching J&#8221;, tapi untuk penggalangan dana korban gempa di Touhoku. Setiap boybandnya punya tour sendiri, Hey! Say! JUMP Winter Concert, KAT-TUN -NO MORE PAIИ- WORLD TOUR, V6 Live DVD Asia Tour 2010 in Japan Ready?, Kanjani8 Dome Tour, dan lain lain, (oh please, saya bukan Johnny&#8217;s fans)</p>
<p><strong>Korea lebih ganteng/cantik. Jepang lebih berkarakter.<br />
</strong></p>
<p><strong></strong>Yah, ini sih bener, entah kenapa ngeliat member boyband korea itu ganteng cantik bener, matanya bulat besar, kulit mukanya mulus, giginya bagus. Orang jepang? Ya selera, temen saya lebih suka lihat girlband jepang yang katanya lebih punya imej polos ketimbang korea. Namun buat beberapa orang, melihat girlband korea mereka tampak sama satu sama lain, cantik, sekian. Sedang member girlband jepang punya karakter, <em>childish</em>, dewasa, imut, pekerja keras, tomboy dan lainnya. Saya kurang paham, saya bukan fans girlband soalnya <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Nah kembali ke pertanyaan di atas, kenapa juga dibanding bandingkan? Yah jelas dong, mereka hanya serupa, tapi tetap berbeda. Tidak bisa dipukul rata sama. Penetrasi budaya pop korea dan jepang ke dalam Indonesia pun punya cara yang berbeda. Karena mirip namun berbeda ini orang orang mulai membanding bandingkan, namun pemilihan mana yang lebih baik tergantung pada selera masing masing. Dan tidak bisa juga memaksakan menyukai musik yang lain, hanya karena &#8220;terlihat sama&#8221;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/choro.wordpress.com/949/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/choro.wordpress.com/949/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/choro.wordpress.com/949/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/choro.wordpress.com/949/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/choro.wordpress.com/949/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/choro.wordpress.com/949/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/choro.wordpress.com/949/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/choro.wordpress.com/949/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/choro.wordpress.com/949/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/choro.wordpress.com/949/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/choro.wordpress.com/949/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/choro.wordpress.com/949/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/choro.wordpress.com/949/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/choro.wordpress.com/949/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=choro.wordpress.com&amp;blog=4133400&amp;post=949&amp;subd=choro&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://choro.wordpress.com/2012/01/05/yang-j-music-k-music/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/84499e6106e053ec561813dd9fc05c98?s=96&#38;d=monsterid" medium="image">
			<media:title type="html">choro</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Yang Kokuhaku (Confessions)</title>
		<link>http://choro.wordpress.com/2012/01/04/yang-kokuhaku-confessions/</link>
		<comments>http://choro.wordpress.com/2012/01/04/yang-kokuhaku-confessions/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Jan 2012 06:09:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>choro</dc:creator>
				<category><![CDATA[Yang pelem pelem]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://choro.wordpress.com/?p=945</guid>
		<description><![CDATA[I&#8217;m going to give you one final, very important lesson. Kira kira begitulah inti dari tiga puluh menit pembukaan film ini.  Yuko Moriguchi sensei, seorang guru sekolah menengah mengumumkan keputusan dirinya resign sembari menceritakan kematian putri satu satunya. Juga tentang suaminya yang mengidap penyakit HIV. &#8220;Manami died. But it was no accident. She was killed [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=choro.wordpress.com&amp;blog=4133400&amp;post=945&amp;subd=choro&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter  wp-image-946" title="confessionsn" src="http://choro.files.wordpress.com/2012/01/confessionsn.jpg?w=270&#038;h=386" alt="" width="270" height="386" /></p>
<p style="text-align:left;"><em><strong>I&#8217;m going to give you one final, very important lesson.<br />
</strong></em></p>
<p style="text-align:left;">Kira kira begitulah inti dari tiga puluh menit pembukaan film ini.  Yuko Moriguchi sensei, seorang guru sekolah menengah mengumumkan keputusan dirinya <em>resign</em> sembari menceritakan kematian putri satu satunya. Juga tentang suaminya yang mengidap penyakit HIV. <em>&#8220;Manami died. But it was no accident. She was killed by students from this class.&#8221;</em></p>
<p style="text-align:left;"><em></em>Setidaknya selama beberapa belas menit pertama, saya dibiarkan menarik nafas perlahan, mengikuti narasi Moriguchi sensei yang datar mengenai pembunuhan anaknya. Hingga dia menyatakan bahwa, dia tahu siapa pelaku pembunuhan putrinya. Dia tak menyebut nama, dia hanya menyebut mereka, si A dan si B (yang tentu saja semua murid langsung tahu mereka siapa walau tidak menyebut nama). <em>&#8220;I want to kill this little brat&#8230;.. That was the only thought that ran through my head.&#8221;</em> Moriguchi menahan dendamnya dengan wajah datar, dan nada enteng. Dia sadar, dia tidak bisa menuntut pembunuh putrinya karena adanya <em>juvenile law</em> yang melindungi remaja dibawah usia 14 tahun, di mana mereka tidak bisa dihukum atas perbuatannya.</p>
<blockquote>
<p style="text-align:left;"><em>I itend to make the two of them realise the severity of their crimes&#8230; and come to appreciate the importance of life. I want them to live, each day&#8230; bearing the weight of their crimes. I mixed a little something&#8230; into the cartoons of milk the two of them were drinking. The HIV-contamined blood of my husband.</em></p>
</blockquote>
<p style="text-align:left;">Dan di sinilah cerita dimulai. Perjalanan bagaimana si A dan si B setelah kepergian Moriguchi sensei dan sikap teman teman sekelasnya. Jika di awal semua diceritakan melalui Moriguchi sensei <em>point of view</em>, maka selama satu jam selanjutnya, pembagian narasi digantikan oleh banyak pihak, dari sudut pandang teman sekelas, si A, si B, bahkan orang tua B.</p>
<p style="text-align:left;"><strong><em>Yet.. I&#8217;m still alive. </em></strong></p>
<p style="text-align:left;">Kohaku adalah film yang sangat depresif. Dan punya alur yang tidak bisa saya duga. Karena dilihat dari banyak sudut pandang banyak orang, satu hal yang sama bisa menjadi berbeda, ada banyak <em>twist</em> yang membuat saya baru berusaha melepaskan nafas yang saya tahan untuk kembali menahan nafas lagi. Buat saya menyenangkan, karena jarang saya bergidik menonton film jepang, terakhir yang saya ingat saya merinding menonton film adalah dokumenter <em>One Day in September</em> tentang <em>Munich Massacre.</em></p>
<p style="text-align:left;"><em></em>Bagaimana saya menggambarkan Kohaku? Saya merasa ini film yang sepi dan depresif, tapi bisa dinikmati tanpa menangis. Alurnya terasa pelan namun cepat, membuat saya terhanyut. Kohaku juga bukan sebuah film yang saya ingin <em>pause</em> untuk ke kamar mandi. Apakah film ini berakhir bahagia? Atau berakhir sedih? Semua lagi lagi kembali dari sudut pandang siapa. Yang jelas, film ini menyisakan satu pertanyaan kecil saja,</p>
<p><strong><em>Is life a heavy burden to bear?</em></strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/choro.wordpress.com/945/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/choro.wordpress.com/945/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/choro.wordpress.com/945/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/choro.wordpress.com/945/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/choro.wordpress.com/945/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/choro.wordpress.com/945/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/choro.wordpress.com/945/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/choro.wordpress.com/945/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/choro.wordpress.com/945/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/choro.wordpress.com/945/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/choro.wordpress.com/945/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/choro.wordpress.com/945/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/choro.wordpress.com/945/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/choro.wordpress.com/945/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=choro.wordpress.com&amp;blog=4133400&amp;post=945&amp;subd=choro&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://choro.wordpress.com/2012/01/04/yang-kokuhaku-confessions/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/84499e6106e053ec561813dd9fc05c98?s=96&#38;d=monsterid" medium="image">
			<media:title type="html">choro</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://choro.files.wordpress.com/2012/01/confessionsn.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">confessionsn</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Yang Hampa</title>
		<link>http://choro.wordpress.com/2012/01/04/yang-hampa/</link>
		<comments>http://choro.wordpress.com/2012/01/04/yang-hampa/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Jan 2012 20:13:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>choro</dc:creator>
				<category><![CDATA[Yang cerita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://choro.wordpress.com/?p=940</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Aku tak ingin tidur.&#8221; &#8220;Eh, kenapa?&#8221; &#8220;Entahlah, aku takut terbangun dengan rasa sakit di dada.&#8221; &#8220;Asma?&#8221; &#8220;Bukan, seperti ada lubang hitam di sana, lalu menghisap tenaga dan sisa sisa kebahagiaanku&#8230;. &#8230;Kamu tahu, aku lelah berpikir &#8216;bagaimana jika&#8217;, atau &#8216;seandainya saja&#8217;. Seperti memberikan persidangan imajiner dalam kepalaku, di mana terdakwa nya adalah diriku sendiri, penuntutnya pun [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=choro.wordpress.com&amp;blog=4133400&amp;post=940&amp;subd=choro&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&#8220;Aku tak ingin tidur.&#8221;</p>
<p>&#8220;Eh, kenapa?&#8221;</p>
<p>&#8220;Entahlah, aku takut terbangun dengan rasa sakit di dada.&#8221;</p>
<p>&#8220;Asma?&#8221;</p>
<p>&#8220;Bukan, seperti ada lubang hitam di sana, lalu menghisap tenaga dan sisa sisa kebahagiaanku&#8230;.</p>
<p>&#8230;Kamu tahu, aku lelah berpikir &#8216;bagaimana jika&#8217;, atau &#8216;seandainya saja&#8217;. Seperti memberikan persidangan imajiner dalam kepalaku, di mana terdakwa nya adalah diriku sendiri, penuntutnya pun diriku sendiri dan dihakimi oleh diriku sendiri. Mungkin ini yang namanya hampa.</p>
<p>&#8230;Sudahlah, aku tak ingin bicara, peluk aku.&#8221;</p>
<p>&#8220;Kamu masih ingat kan, apa yang kuajarkan padamu tentang kota ini?&#8221;</p>
<p>&#8220;Ya, karena aku dari kampung dan ibukota ini jahat, aku tak boleh mempercayai semua orang.&#8221;</p>
<p>&#8220;Kamu tahukan, aku termasuk dalam &#8216;semua orang&#8217; itu?&#8221;</p>
<p>&#8220;Tahu, paham malah. Tapi aku tidak peduli, aku sedang tak ingin peduli. Peluk aku.&#8221;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/choro.wordpress.com/940/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/choro.wordpress.com/940/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/choro.wordpress.com/940/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/choro.wordpress.com/940/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/choro.wordpress.com/940/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/choro.wordpress.com/940/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/choro.wordpress.com/940/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/choro.wordpress.com/940/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/choro.wordpress.com/940/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/choro.wordpress.com/940/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/choro.wordpress.com/940/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/choro.wordpress.com/940/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/choro.wordpress.com/940/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/choro.wordpress.com/940/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=choro.wordpress.com&amp;blog=4133400&amp;post=940&amp;subd=choro&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://choro.wordpress.com/2012/01/04/yang-hampa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/84499e6106e053ec561813dd9fc05c98?s=96&#38;d=monsterid" medium="image">
			<media:title type="html">choro</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Yang Arisan! 2</title>
		<link>http://choro.wordpress.com/2011/12/04/yang-arisan-2/</link>
		<comments>http://choro.wordpress.com/2011/12/04/yang-arisan-2/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 04 Dec 2011 16:32:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>choro</dc:creator>
				<category><![CDATA[Yang pelem pelem]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://choro.wordpress.com/?p=933</guid>
		<description><![CDATA[Delapan tahun lalu, saya jatuh cinta pada sebuah film Indonesia, arisan!, jujur saya berharap Nia Dinata mau membuat sequelnya, tapi tidak saya sangka ada dalam rentang waktu yang lama. Arisan!2 menceritakan kisah Nino, Sakti, Meimei, Andien dan Lita delapan tahun kemudian. Dimana semua sudah berubah banyak, Sakti dan Nino yang berpisah, Lita yang menjadi single [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=choro.wordpress.com&amp;blog=4133400&amp;post=933&amp;subd=choro&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter" src="http://www.boleh.com/media_files/media/2011/09/14/42iRI7_poster-arisan-bolehcom2.jpg" alt="" width="269" height="398" /></p>
<p style="text-align:left;">Delapan tahun lalu, saya jatuh cinta pada sebuah film Indonesia, <em>arisan!</em>, jujur saya berharap <strong>Nia Dinata</strong> mau membuat sequelnya, tapi tidak saya sangka ada dalam rentang waktu yang lama.</p>
<p style="text-align:left;">Arisan!2 menceritakan kisah Nino, Sakti, Meimei, Andien dan Lita delapan tahun kemudian. Dimana semua sudah berubah banyak, Sakti dan Nino yang berpisah, Lita yang menjadi <em>single parent</em> dan membesarkan puteranya Talu, Andien yang masih tetap eksis sebagai janda kaya dengan banyak pria berbeda yang menemani malam malamnya, dan Meimei yang berlibur ke sebuah pulau, namun ternyata sedang berterapi kankernya.</p>
<p style="text-align:left;">Dalam arisan!2 ada banyak tokoh baru, seperti dr. Joy, seorang dokter kecantikan,  dan Ara, rekannya. Mas Gery, pria paruhbaya pacar baru Sakti. Lalu Octa, brondong baru Nino. Talu, anak dari Lita dan lainnya. Cerita arisan!2 juga tidak berfokus pada semua tokoh seperti yang pertama, tapi lebih berfokus pada Meimei dan tentang kehidupan.</p>
<p style="text-align:left;">Namun disinilah menurut saya lemahnya arisan!2. Terlalu banyak cerita yang hanya dicolek sekilas lalu sudah. Andien masih belum kapok memilih pria pria lain. Lalu? Ya sudah. Lita merahasiakan siapa ayah dari anaknya, semua penasaran, tapi ya sudah. Octa berondong yang masih labil dan berpacaran dengan Nino, pria yang masih <em>intense contact</em> dengan mantannya, cuma menunjukkan sisi bocah yang sedikit dan tanpa klimaks yang ya sudah. Gak lebih.</p>
<p style="text-align:left;">Semuanya, buat saya, terasa ngambang. Pada akhirnya seperti kata Meimei di narasinya. Ini hidup, nikmati saja. Ini cerita kami, delapan tahun kemudian, nikmati saja, tak ada klimaks berarti.</p>
<p style="text-align:left;">Padahal buat saya ada <em>buanyak biyanget</em> yang bisa digali, seperti hubungan Sakti-Gery-Nino-Octa yang buat bisa lebih dramatis. Atau bagaimana kelima sahabat ini menerima kenyataan dan memaksa Meimei bercerita tentang penyakitnya. Atau tentang keluarga Gery. Atau tentang banyak hal lagi. Karena banyak sekali simbolisasi yang Nia Dinata lakukan di film ini dan sayang kalau hanya <em>dinumpang lewatkan</em>.</p>
<p style="text-align:left;">Apakah arisan!2 lalu menjadi jelek? Oh tentu tidak. Hanya kurang memuaskan ekspektasi saya yang dulu bener bener naksir dengan film pertamanya. Sindir sindiran masih ada di film ini, tapi jauh lebih eksplisit. Buat saya arisan!2 terlihat kasar dan ngambang namun dengan kualitas akting yang keren dan pengambilan gambar yang cukup indah.</p>
<p style="text-align:left;">Selain cerita, saya kecewa dengan bagaimana 21cineplex memberikan <a href="http://m.21cineplex.com/contentdetails.php?type=nowplaying&amp;id=01ARN2">sinopsis</a> yang terlalu berspoiler dan berantakan. Lalu, penempatan iklan yang kasar, saya pikir arisan yang pertama tidak sekasar ini. Dan Rio Dewanto. Maksud saya, dia tidak berakting jelek sih, dia memang berakting ala abege usia 21 *seusia saya* yang labil dan pecinta <em>sugar daddy.</em> Karakter Octa nya dapet, akting ngondek genggesnya dapet, tapi tetep ajaaaaaaaaaaaa.. Rio Dewanto masih terlihat terlalu macho! Jadinya dia dan gaya berpakaiannya agak gak sinkron, tapi ini personal aja. Selain itu gaya rambut Tora Sudiro juga mengganggu, berpikir delapan tahun lalu Sakti adalah gay-metropolis yang agak kalem, namun sekarang berubah menjadi pria yang agak kemayu. Tapi lagi lagi, ini personal <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:left;">Anyway, jika dalam arisan! Tora Sudiro mampu mencuri mata dalam akting perdananya (Tragedi gak dihitung ya :p), maka di arisan!2 justru Surya Saputra menarik perhatian. Sarah Sechan tak bisa dipungkiri membuat film ini makin hidup dan yah, SarSeh gitu, aktingnya gak perlu diragukan lah. Tapi tenang saja, nyaris semua aktor dan aktrisnya bermain apik kok.</p>
<p style="text-align:left;">Lalu dalam skala 1-10 berapakah nilai arisan!2?</p>
<p style="text-align:left;">6.</p>
<p style="text-align:left;">Tidak jelek, tapi juga kurang spesial. Layak tonton? Jelas, tapi untuk wajib ditonton saat ini juga detik ini juga, saya rasa tidak.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/choro.wordpress.com/933/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/choro.wordpress.com/933/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/choro.wordpress.com/933/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/choro.wordpress.com/933/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/choro.wordpress.com/933/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/choro.wordpress.com/933/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/choro.wordpress.com/933/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/choro.wordpress.com/933/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/choro.wordpress.com/933/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/choro.wordpress.com/933/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/choro.wordpress.com/933/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/choro.wordpress.com/933/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/choro.wordpress.com/933/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/choro.wordpress.com/933/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=choro.wordpress.com&amp;blog=4133400&amp;post=933&amp;subd=choro&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://choro.wordpress.com/2011/12/04/yang-arisan-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/84499e6106e053ec561813dd9fc05c98?s=96&#38;d=monsterid" medium="image">
			<media:title type="html">choro</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.boleh.com/media_files/media/2011/09/14/42iRI7_poster-arisan-bolehcom2.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Yang ~M~</title>
		<link>http://choro.wordpress.com/2011/10/28/yang-m/</link>
		<comments>http://choro.wordpress.com/2011/10/28/yang-m/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 28 Oct 2011 15:01:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>choro</dc:creator>
				<category><![CDATA[Yang cerita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://choro.wordpress.com/?p=926</guid>
		<description><![CDATA[You know, I want to die. But you know what, when I&#8217;m cutting myself&#8230; and I think how I&#8217;m going to die alone, somehow.. I get lonely and I can&#8217;t do it. So i tried to find a suicide partner, but no one was really right. It&#8217;s the person who I would spend my last [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=choro.wordpress.com&amp;blog=4133400&amp;post=926&amp;subd=choro&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>You know, I want to die. But you know what, when I&#8217;m cutting myself&#8230; and I think how I&#8217;m going to die alone, somehow.. I get lonely and I can&#8217;t do it. So i tried to find a suicide partner, but no one was really right. It&#8217;s the person who I would spend my last moments with, so it&#8217;s not the sort of thing you want to just settle for, you know?</em></p>
<p style="text-align:right;"><span style="color:#33cccc;">Why? Why do you want to die so badly??</span></p>
<p><em>Hmm.. No reason really&#8230; But we don&#8217;t have any real reason to live either, do we?</em></p>
<p><em>Say, have you ever felt like this? Your heart beats and it hurts. You breathe in and become sad. You want to erase yourself from the world.. You want to destroy&#8230; the root of that breath.</em></p>
<p style="text-align:right;"><span style="color:#33cccc;">In memorial, M.</span><em><br />
</em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/choro.wordpress.com/926/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/choro.wordpress.com/926/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/choro.wordpress.com/926/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/choro.wordpress.com/926/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/choro.wordpress.com/926/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/choro.wordpress.com/926/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/choro.wordpress.com/926/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/choro.wordpress.com/926/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/choro.wordpress.com/926/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/choro.wordpress.com/926/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/choro.wordpress.com/926/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/choro.wordpress.com/926/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/choro.wordpress.com/926/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/choro.wordpress.com/926/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=choro.wordpress.com&amp;blog=4133400&amp;post=926&amp;subd=choro&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://choro.wordpress.com/2011/10/28/yang-m/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/84499e6106e053ec561813dd9fc05c98?s=96&#38;d=monsterid" medium="image">
			<media:title type="html">choro</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Yang Setahun Merapi</title>
		<link>http://choro.wordpress.com/2011/10/25/yang-setahun-merapi/</link>
		<comments>http://choro.wordpress.com/2011/10/25/yang-setahun-merapi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 25 Oct 2011 03:23:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>choro</dc:creator>
				<category><![CDATA[Yang anyar anyar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://choro.wordpress.com/?p=923</guid>
		<description><![CDATA[Chor, TTC besok &#8220;Setahun Mengenang Merapi&#8221;, dan sekaian reunian sama teman2 posko, terutama posko Merapi View! Sebuah pesan muncul di layar monitor saya, (by the way, teng teng crit adalah tenguk tenguk crito, sebuah mini gathering dan mini talkshow di jogja), sebut saya sentimentil, mengingat waktu sudah berjalan setahun dari merapi membuat saya terharu. Sudah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=choro.wordpress.com&amp;blog=4133400&amp;post=923&amp;subd=choro&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p><del><s></s></del><em>Chor, <strong>TTC</strong> besok &#8220;Setahun Mengenang Merapi&#8221;, dan sekaian reunian sama teman2 posko, terutama posko Merapi View!</em></p></blockquote>
<p>Sebuah pesan muncul di layar monitor saya, (by the way, teng teng crit adalah <em>tenguk tenguk crito</em>, sebuah mini gathering dan mini talkshow di jogja), sebut saya sentimentil, mengingat waktu sudah berjalan setahun dari merapi membuat saya terharu. Sudah setahun saya mengenal teman teman baru saya, mengenal orang lain yang punya satu misi dan visi yang sama untuk membantu korban merapi.</p>
<p><em>It was a year ago</em>, ketika saya dengan impulsifnya tengah malam naik ke merapi <em>and have no idea</em> seberapa rusak jalan yang akan saya tempuh. Modal cuma nekat, motor dan masker karena hujan abu yang tebal. Dan di sana saya merasakan betapa bergunanya teknologi internet, <em>while</em> kebanyakan dari kita masih menggunakan <em>twitter  </em>sebagai ajang apdet status &#8220;aku lagi makan&#8221; atau &#8220;aku cedih bangetz&#8221;, saya mampu menggerakkan orang orang yang mau naik untuk membawa barang lain selain masker dan obat tetes mata.</p>
<p>Lho kok?</p>
<p>Iya, awal pemberitaan dari radio dan televisi selalu menyebutkan mereka butuh masker, obat tetes mata dan obat batuk, kenyataannya sampai di sana barang barang itu sudah menumpuk dan jadi ga berguna. <em>They need what we think they don&#8217;t, at that time.</em> Kepikiran ga kalo pengungsi (yang baru mengungsi dua jam) butuh obat sakit kepala, minyak kayu putih, selimut dan pembalut? <em>It was midnight,</em> tapi karena berita itu, banyak orang dari bawah (merapi lokasinya di sisi atas jogja <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> ), yang akhirnya bawa macem macem yang lebih berguna.</p>
<p>Saya masih ingat sumpah saya <a href="http://choro.wordpress.com/2010/10/27/yang-merapi/">setahun lalu</a> (dan cerita pendek saya saat itu), saya akan kembali ke atas. <em>I did.</em> Gerakan merapi bersama teman teman online cukup panjang, kurang lebih hingga lebih dari 10 minggu. Bahkan setelah itu saya mendapat KKN berlokasi di sana, dan masih merasakan efek letusan kemarin.</p>
<p>Dan semua itu sudah terjadi setahun lalu, terakhir saya ke sana masih belum banyak perkembangan, tapi mereka sudah mampu berdiri, seolah letusan merapi kemarin tak ada efek apapun. Saya tahu saya bukan orang jawa, <em>and it might be over react if I say these,</em> &#8220;merapi itu membuat saya sentimentil.&#8221;</p>
<p>Setahun lalu, dan sekarang.</p>
<p>Jadi teman teman, silahkan datang ke teng teng crit besok tanggal 28 Oktober 2011 di AGK (Angkringan Gedong Kuning) informasi lebih lanjut monggo kontak @argamoja.</p>
<p><em>Please let me know what you discuss</em> di sana yah. <em>I really want to be there and reunited with people that help merapi year ago!</em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/choro.wordpress.com/923/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/choro.wordpress.com/923/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/choro.wordpress.com/923/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/choro.wordpress.com/923/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/choro.wordpress.com/923/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/choro.wordpress.com/923/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/choro.wordpress.com/923/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/choro.wordpress.com/923/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/choro.wordpress.com/923/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/choro.wordpress.com/923/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/choro.wordpress.com/923/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/choro.wordpress.com/923/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/choro.wordpress.com/923/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/choro.wordpress.com/923/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=choro.wordpress.com&amp;blog=4133400&amp;post=923&amp;subd=choro&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://choro.wordpress.com/2011/10/25/yang-setahun-merapi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/84499e6106e053ec561813dd9fc05c98?s=96&#38;d=monsterid" medium="image">
			<media:title type="html">choro</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Yang The Thing Called God</title>
		<link>http://choro.wordpress.com/2011/10/20/yang-the-thing-called-god/</link>
		<comments>http://choro.wordpress.com/2011/10/20/yang-the-thing-called-god/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 20 Oct 2011 16:01:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>choro</dc:creator>
				<category><![CDATA[Yang cerita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://choro.wordpress.com/?p=917</guid>
		<description><![CDATA[I was thinking&#8230; that perhaps this thing called God does not exist. Because He cannot save any one of us No matter how we pray, He doesn&#8217;t mend our wounds No matter how we plead, He doesn&#8217;t strike down our enemies There hasn&#8217;t even been an instance where He has cured our sick Powerless, we [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=choro.wordpress.com&amp;blog=4133400&amp;post=917&amp;subd=choro&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>I was thinking&#8230;<br />
that perhaps this thing called God does not exist.</em></p>
<p><em>Because He cannot save any one of us<br />
No matter how we pray, He doesn&#8217;t mend our wounds<br />
No matter how we plead, He doesn&#8217;t strike down our enemies<br />
There hasn&#8217;t even been an instance where He has cured our sick<br />
Powerless, we can only wait to be tossed on dirt of a foreign land<br />
He doesn&#8217;t have a thread of spiritual presence<br />
If only there were a shadow, a whisper. But I haven&#8217;t felt Him once.</em></p>
<p><em>&#8230; and so&#8230;</em></p>
<p style="text-align:right;">&#8230; So, What is it that you want now?</p>
<p><em>&#8230; perhaps,</em></p>
<p><em>a demon?</em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>~taken from Giglio.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/choro.wordpress.com/917/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/choro.wordpress.com/917/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/choro.wordpress.com/917/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/choro.wordpress.com/917/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/choro.wordpress.com/917/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/choro.wordpress.com/917/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/choro.wordpress.com/917/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/choro.wordpress.com/917/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/choro.wordpress.com/917/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/choro.wordpress.com/917/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/choro.wordpress.com/917/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/choro.wordpress.com/917/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/choro.wordpress.com/917/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/choro.wordpress.com/917/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=choro.wordpress.com&amp;blog=4133400&amp;post=917&amp;subd=choro&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://choro.wordpress.com/2011/10/20/yang-the-thing-called-god/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/84499e6106e053ec561813dd9fc05c98?s=96&#38;d=monsterid" medium="image">
			<media:title type="html">choro</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Yang Keberadaan Orang Gila</title>
		<link>http://choro.wordpress.com/2011/10/18/yang-keberadaan-orang-gila/</link>
		<comments>http://choro.wordpress.com/2011/10/18/yang-keberadaan-orang-gila/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 18 Oct 2011 03:05:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>choro</dc:creator>
				<category><![CDATA[Yang jadi pikiran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://choro.wordpress.com/?p=914</guid>
		<description><![CDATA[Siang itu, ketika menyelinap diam diam dari kelas yang membosankan, saya tak sengaja membaca berita ini. “We have 9,000 community health centers throughout the country, but only 70 establishments provide services for patients with mental problems,” she said during the commemoration of World Mental Health Day in Bogor, West Java. There are only two mental [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=choro.wordpress.com&amp;blog=4133400&amp;post=914&amp;subd=choro&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Siang itu, ketika menyelinap diam diam dari kelas yang membosankan, saya tak sengaja membaca berita <a href="http://www.thejakartapost.com/news/2011/10/11/mentally-ill-jakartans-growing-number.html">ini</a>.</p>
<blockquote><p><em>“We have 9,000 community health centers throughout the country, but only 70 establishments provide services for patients with mental problems,” she said during the commemoration of World Mental Health Day in Bogor, West Java.</em></p>
<p><em>There are only two mental hospitals in Jakarta — Duren Sawit Hospital and Soeharto Heerdjan Hospital — along with four mental health institutions and 44 community health centers that can handle patients with mental problems. </em></p>
<p><em>Indonesia has one of the lowest psychiatrist-population ratios in the world. Currently, there are only 600 psychiatrists nationwide — approximately one psychiatrist for every 400,000 to 500,000 people.</em></p>
<p><em>The ideal ratio is one for every 30,000 people, which means Indonesia would need about another 8,000 psychiatrists.</em></p></blockquote>
<p>Saya, entah kenapa, kesal membaca berita ini. Saya paham, naif jika tetiba saya berharap pemerintah atau masyarakat melirik masalah ini. Mungkin kita lebih khawatir populasi orang utan punah ketimbang bertambahnya orang orang gila. Kenapa tidak sekalian pemerintah membantai saja? Toh, tak ada yang mau mengurus dan merawat mereka.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/choro.wordpress.com/914/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/choro.wordpress.com/914/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/choro.wordpress.com/914/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/choro.wordpress.com/914/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/choro.wordpress.com/914/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/choro.wordpress.com/914/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/choro.wordpress.com/914/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/choro.wordpress.com/914/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/choro.wordpress.com/914/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/choro.wordpress.com/914/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/choro.wordpress.com/914/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/choro.wordpress.com/914/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/choro.wordpress.com/914/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/choro.wordpress.com/914/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=choro.wordpress.com&amp;blog=4133400&amp;post=914&amp;subd=choro&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://choro.wordpress.com/2011/10/18/yang-keberadaan-orang-gila/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/84499e6106e053ec561813dd9fc05c98?s=96&#38;d=monsterid" medium="image">
			<media:title type="html">choro</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
