Yang rindu

Ada kata tersekat

dalam tetesan liur di kerongkongan

menahan untuk keluar, tertahan, tertambat dalam” di hatiku

Ada rindu membuncah

terkenang pelukanmu,,

merindu sentuhan lengan ternyaman saat ini

Ada teriakan putus asa

dalam tiap nada dering menunggu,,

“angkat kenapa sih!”

Ada mata yang lapar

memandang lagi wajahmu,

ada telinga yang haus

mendengar lagi suaramu

Ada debaran jantung terhenti sesaat

untuk menikmati tiap detik bersamamu

..

Anjrit! Mati kangen -_______________-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s