Yang Tidak tidak

Chairil Anwar bersajak dalam “Aku”-Nya.
Luka dan bisa  kubawa berlari
Berlari
Hingga hilang pedih peri..

Tuan, apa kau pikir luka ini akan ku bawa lari?
Tidak tuan tidak.
Aku akan berada di sini, merawat luka ini, menghadapimu, menyembuhkannya dengan kekuatan yang katanya bernama cinta yang mungkin buta, tuan.

Aku tak kan berdusta, perih hati ini bukan karena teriris, tapi terkoyak, seperti sebuah daging tertancap di sebuah kait lalu tertarik paksa.

Darahnya tetap mengucur, tuan. Perihnya tak tertahan, tuan. Tapi apakah kau pikir hatiku ini mengandung antikoagulan yang mencegahnya membeku, menutup memperbaiki diri, tuan?

Tidak tuan tidak, hatiku tidak selemah itu tuan. Aku tak kan berpamit mengatakan selamat tinggal, tapi tak juga menyembunyikan hati ini dalam kulkas untuk membekukannya.

Tidak tuan tidak, Aku akan berada di sini, merawat luka ini, menghadapimu, menyembuhkannya dengan kekuatan yang katanya bernama cinta yang mungkin buta, tuan.

One thought on “Yang Tidak tidak

  1. Pingback: Halo, Tuan - dikamarmandi.in

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s