Yang Janda

Berawal dari iseng keluar rumah *hoo keren kan, keluar rumah tanpa arah dan tujuan* saya melanglang buana *halahhh* ke ringroad utara, mau test road (itu loh, kalo test drive kan nyoba nyetir, kalo test road kan brarti nyoba nyari jalan *halah maksa*) mencari lokasi syukuran besok. Setelah menempuh badai hujan yang cukup deras, akhirnya saya tidak menemukan lokasi itu!! *clapping* dah muterin dari ujung ringroad jakal ke ringroad jalan gejayan 3x puteran 3x puasa 3x lebaran bang toyib ga pulang pulang akhirnya nyerah. Berhubung hari masi sore, saya berncana banting kepala stir ke arah selatan, maunya si berhenti di TogaMas, tapi entah kenapa malah mbablas ke Amplas (Dan keanya jarak toga mas dan amplas itu jauh de)

Dan di amplas, pikiran mau ke gramedia, kok ya kaki ke 21. Di sambut dengan tulisan tiket laskar pelangi abis, saya ngotot seolah terhipnotis beli tiket pelemnya si depe ini.. Dapet pemutaran jam 4,  berhubung masih jam 3an, saya jalan” ke centro.. naksir baju sayang mahal sekale😦 geezzz.. saya benci baju mol😦 mahal”..

Elah dalah pas mo naik lagi ketemu seleb blog di amplas.. hohoho.. berhubung sudah jam 4, saya ngabur dengan mengucapkan … “terimakasih” (halah langsung merasa idiot banget) kenapa ga bilang “pamit dulu ya”.. halaahhh koneksi otak ke bibir saya kok makin ga karuan…

Masuk lah saya ke studio 2 di temani denga mirinda stroberi large duduk di c3 pojokan..

1 word buat pelem ini “TOKED” *uups cabul neh*

lah habis mo gimana lagi,, bagaimana lagi, sejak awal kok ya ini pelem isinya dada dmana”..

pokokna kalo situ merasa cowo normal atau punya ketertarikan sama tubuh perempuan, film ini teh menyenangkan buat di tonton, walo nda ada pesannya, dan setuju banget kalo pelem ini “sampah of the year”

*lha trus kok kamu nonton chor?*

ah, sayah ini pensnya si depe… dan damn,, cakep bener ranbutna si depe,, huhu.. kapan saya bisa punya rambut sepanjang itu (walo saya sendiri nda yakin itu rambut asli) Dan tampangnya, kok so kiyut😦 sedih liadnya, depe itu kiyut tp so slut😦

Eniwe, pelem ini, ceritanya, tentang persik yang berkenalan dengan suaminya dari friendster (agh kok ya nda masuk akal pisan) diboyong lah persik dari sukabumi, dan di beri penghidupan sangat layak di jakarta, tak di duga tak di nyana, ternyata suaminya sudah memiliki istri lain, Ia pun menggugat cerai suaminya.  Setelah menggugat cerai, ia terusir dari apartemennya karena di anggap janda penggoda. Pindah lah ia menuju rumah kakaknnya di 69 residence (halahhh ko ya mbokep sekali), awalnya kakaknya yang juga janda merasa kesal dengan sikap persik yang menurutnya merusak image janda yang ia bangun. Tapi akhirnya persik berhasil melakukan hal hal yang akhirnya membuat ia di nobatkan menjadi JANDA OF THE YEAR 2008 (halaahhh kok ya makin gajelas, lagian kok ya NDA ADA KONTESTAN LAIIINNNN)

eniwe,, ada 1 quote menarik daripelem ini “SEKALI JANDA TETAP JANDA” membuat saya teringat sama si JandaAkut diDOMO.. orang berprinsip “Tetap janda atau delete char” (halah extreme)

tagline film ini “biar janda asal terhormat” (yang menurut Dankeru™ “sudah janda tidak terhormat” tapi dengan film seperti ini, malah bisa membuat nama janda” miskin di luar sana makin ga terhormat.. Beberapa kali saya browsing di google, query “janda” selalu nyambung dengan cerita seks,, dan banyak juga wanita” di luar sana yang menjandi janda tidak dengan situasi “dimadu” banyak yang memang laki”nya tidak bertanggung jawab ninggalin istrinya, jadi ga semata” karena ego istri tak mau di madu (hidup feminism!!!!)

Lagian, ketika di madu, banyak perempuan yang berpikir seribu kali untuk menggugat cerai suaminya. Menurut pandji, salah satu perbedaan perempuan dan laki” adalah.. perempuan bergantung pada “percaya diri” dan pria bergantung pada “harga diri” jadi ketika perempuan di cerai/mencerai pasti memikirkan imbasnya pada kepercayaan diri nereka.. Dan menjadi super sensitif dalam menanggapi isu” relationship..

Saya? Wah saya sendiri nda mau di janda, kecuali menjadi janda yang terhormat, till death tear us apart (halah), karena harusnya ketika menikah 2 orang itu saling mengikat, nda hanya seasonal relationship ajah. Bukan begitu?

ps : andi soraya selulitan di tangan kanan (maygaawwddddd.. dia kan kurusss,, klao saya kan gemuk sangad harusnya wajar, mbok ya itu make up artistna yang becus)

2 thoughts on “Yang Janda

  1. wah kok tanya nya sama saya :p
    daku kan hanya penikmat pelem..

    namanya juga tren sesaat™ jadi hanya 68%™ nya di kerjakan dengan serius. tanda” humor seks macam ini kan muncul gara” boomingnya quickie express. setelah booming horor setan “begitu begitu aja” menurun.. yahhh mo gmana lagi..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s