Yang Masa Lalu

Aku akan bertemu masa lalu
sang kesedihan.
Yang tanpa pemberitahuan memberiku pesan :
“aku ke jogja, Jumat. Aku ingin cium kamu”

bergetar, terenyuh, suram, kesedihan.
Tak ada yang bisa kuingat dari dirimu, selain, 2 bisikan berat terakhirmu di telingaku
“Aku menginginkanmu, sangat” dan “Kalau kamu tak mau meninggalkanku, aku yang akan pergi dari kehidupanmu”

Dan lalu kau menghilang, membuat ku limbung di tengah jalan.
Dan kini kau seenaknya pulang,
hatiku menjerit, nafsu, rindu, hangatnya pelukmu, kenangan, dan kembali kesedihan.
“Aku pun menginginkanmu, sangat”

tapi jariku tidak menulis itu, jariku memaki “Aku membencimu, sangat”
sebesar aku menginginkanmu…

Dan jumat, aku akan bertemu masa lalu,
sang kesedihan,
yang entah telah bermetamorfosa menjadi apa.

One thought on “Yang Masa Lalu

  1. Pingback: Halo, Tuan - dikamarmandi.in

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s