Yang Tahun Baru

Kemana kalian menghabiskan Tahun Baru? Villa di gunung? Berputar putar di dalam kota? Atau malah diam di rumah, online, atau menonton DVD?

4-priaApapun itu, selamat tahun baru bagi kalian semua🙂 Saya sendiri, memilih menolak ajakan tahun baru bersama teman teman kampus, dan bertahun baru bersama 4 lelaki jalang ini. Dari kiri ke kanan, mas Gunawan, mas Nico, kak Anto dan mas Gage.

Kemanakah kami? Kami pergi ke Wediombo, ini bukan kali pertama saya kesana, pertama saya ke sana awal bulan mei 2008, acara makrab IP. Dan wediombo masih sama, masih sama cantiknya, masih sama bersihnya dan masih sama indahnya.

Perjalanan ke wediombo masih sama seperti yang dulu, masih sama mengerikannya, bikin mual dan naik turun menikung ga jelas. Kurang lebih 4 jam, kami di jalan (termasuk poto2, makan2 dan bensin2) akhirnya kami sampai di wediombo.

Makrab kemarin, saya menginap di sebuah aula dipan yang memang disediakan untuk penginapan para pengunjung, tapi begitu tau harga semalam sebesar 250k (FYI, tempat nginepnya bisa untuk 20++ orang) maka kami pun mengurungkan niat menginap di sana, tapi pemilik sebuah warung dekat pantai mengijinkan kami untuk tidur dan makan di sana. Menginapnya si gratis, tapi kalau makan tentu aja bayar.

Kami menghabiskan waktu di pantai, memfoto laut yang masih bening, dan karang2 yang menghiasi wediombo, juga menikmati detik detik matahari tenggelam di ufuk barat. Di sini lah waktu ketika kami merasa perjalanan ekstrim penuh liku tadi terbalaskan. Pemandangan di sini sungguh sungguh indah. Setelah itu, kami makan malam dengan nasi goreng (mie rebus mas gage). Malam masih panjang, mas Gunawan memilih beristirahat, mas Gage memindahkan foto2nya ke laptopnya, mas Anto tidur tiduran dan saya dengan mas Nico membaca buku.

Sekitar jam 10 malam, kami semua terjaga dan menanti pergantian tahun, bermain kartu empat satu sambil bergojek kere. Jam 12 malam, mas Gage dan mas Gun menelepon pacarnya masing masing. Menikmati hari pertama di tahun baru ini pun, cukup aneh. Kami bermain kartu (lagi) remi nonstop selama 4 jam! Dari pukul setengah 1 sampai setengah 5, ditemani bergelas gelas teh gula batu dan menikmati cahaya masuk di pagi hari. Sayang, kami tak bisa menikmati sunrise pertama di 2009, sisi timur wediombo adalah pegunungan.

dsc00695Jam setengah 6 – jam 6 an kami sarapan, lalu 3 pria (minus mas Nico) tadi bermain di pantai, mulai dari berpura2 menjadi ikan yang terdampar, berpura pura meditasi di pinggir laut seolah olah punya kekuatan memecah ombak, menimbun pasir sampai membuka baju dan memutar2 baju di laut. Saya cuma bisa mengelus dada dan bilang, “wealah cah cah ndeso, jangan2 aku ki jalan2 karo cah ndeso, dudu cah andong.” (artiin sendiri :p)

Sekitar jam 9 kami meninggalkan wediombo dan bermain main ke pantai Siung. Siung juga bukan kunjungan pertama saya, saya kurang lebih sudah 2 kali kesana, dan jatuh cinta, karena pantainya cukup sepi walaupun sudah dijamah. Tapi tidak untuk hari itu, hari kami datang, pantai siung penuuuuuh sekali, terlalu penuh malah. Menyebalkan.

Jam 11 siang, kami merasa mengantuk dan kepanasan, akhirnya memutuskan pulang ke Jogja. Pulang pun ternyata mengalami banyak hal menakutkan, mulai dari ban ban yang mulai kempes, sampai tertidur di jalan (eh itu saya deng). Tapi kondisi fisik kami semua setelah dari wediombo memang mengerikan.

Berikut beberapa saran dari saya buat kalian yang ingin berlibur di sana,

1. Siapkan kondisi kendaraan, karena perjalanan yang mengerikan benar benar memacu kendaraan anda mengeluarkan tenaga terbaiknya. Isi bensin full tank, servis, ganti oli, cek rem, kalau perlu bawalah cadangan pertamax bagi anda pengguna pertamax, karena perjalanan jogja – wonosari tak kan menemukan pom bensin yang menyediakan pertamax.
2. Disana ga ada sinyal, nikmati detik2 terakhir sinyal anda, mungkin beberapa provider ada ya sinyal (simpati/xL) tapi hanya di menara SAR nya saja. cukup jauh dari tempat menginap.
3. Siapkan kondisi fisik anda. Karena, selain tidur di pantai tidak begitu nyaman, anda akan kehilangan banyak moment ketika anda tertidur.
4. Bawalah foto dengan memori banyak, sungguh indah mengambil foto di sana.

7 thoughts on “Yang Tahun Baru

  1. @antobinal
    \m/
    @meong
    wwkkwwk,, iya niiii
    @nicowijaya
    tentu tidaakk,, kan ada kakak nico yang baiiiikk
    @zam dan chrisi
    semoga bisa ke pantai baren kalian😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s