Yang bambino!

バンビーノ!

バンビーノ!

Bambino, dorama 11 episode yang menceritakan tentang Ban Shogo, seorang koki pasta dari Fukuoka yang memang pandai dan jago memasak, diutus ke Tokyo saat liburan musim semi untuk membantu di restoran kelas atas Baccanale di distrik Roppongi yang super sibuk.

Awalnya, Ban menyombongkan kemampuan memasaknya. Tapi menurut Chef Baccanale, kemampuan Ban tidak cukup jika disandingnkan dengan koki koki Baccanale yang memang profesional. Setelah 3 bulan tidak terlalu membantu, *Ban berakhir hanya menjadi asisten koki* ia kembali ke Fukuoka dengan perasaan setengah setengah. Di satu sisi dia ingin melanjutkan hingga dirinya diakui di Baccanale, tapi kuliah, pacar dan keluarganya menanti di Fukuoka.

Akhirnya Ban memutuskan, menghentikan kuliahnya dan putus dari Eri, pacarnya, meninggalkan Fukuoka dan kembali ke Baccanale. Tapi sampai di sana, dia malah ditugaskan di Hall (Ruang makan) sebagai pelayan, bukan di dapur sebagai koki. Ia lalu marah pada Kuwahara, manajer dapur, dan berkata “Aku membuang kehidupanku di Fukuoka bukan untuk mengiris roti dan tersenyum! Aku kesini untuk masak!”

Dan Kuwahara pun tak kalah sadis menolak Ban, “Pekerjaan sendiri tidak bisa dikuasai, berani berkata tentang cita cita. Dapurku tidak  butuh orang seperti kamu!”

Ban lalu berusaha, bekerja dengan baik di Hall supaya dia bisa bekerja di dapur. Dari yang merusakkan piring dan gelas hingga mencapai kerugian 127rb yen (12 jutaan rupiah) apakah mungkin Ban bisa lolos dari ujian Hall dan kerja di dapur?

Matsumoto Jun yang bermain sebagai Ban mendapat award sebagai Best Actor di Television Drama Academy Awards yang ke 53. Jadi bisa dipastika actingnya diatas rata rata, beda dengan Mirai Koshi Meguru yang komikal, dorama ini berjalan smooth dan drama sekali. Tapi ya drama usaha seorang bambino (bayi, dalam bahasa italia) untuk mencapai cita citanya.

ada 3 hal yang membuat saya kecewa dari dorama ini, 1. freezing scene untuk menunjukan sub title per chapter, karena scene scene yang di freeze ndak cantik, jadi bikin emosi kalo nonton. 2. endingnya rada maksa, 3. Dorama ini menekankan teknik, teknik memasak, melayani, mencicipi dan lainnya. Padahal saya berharap bisa melihat beberapa resep atau bentuk masakan yang bikin lapar. Tapi ya ndak ada. Huhu..

Oh ya, dorama ini recommended banget buat para wanita haus pria tampan. Karena di dorama ini bertebaran para tokoh yang.. “bajingan,,, ganteng banget!!”

5 thoughts on “Yang bambino!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s