Yang XXL

XXL atau Double Extra Large sebetulnya adalah film yang udah cukup lama, tapi saya baru punya kesempatan nontonnya sekarang. Sebetulnya film dibawah penulisan dan direksi dari Monty Tiwa ini sangat mengecewakan. Mungkin efek Ujang Pantry, 9 Naga dan Denias bikin saya sedikit berharap dengan film ini.

Saya akan menceritakan SELURUH cerita XXL di sini, banyak spoiler buat anda yang belum nonton. Maaf ya 😀

Spoiler

Advertisements

Yang Tokyo DOGS

Tokyo DOGS mungkin adalah j-dorama pertama dan satu satunya (mohon dikoreksi jika saya salah) yang mengangkat genre “true police life” maksudnya, bukan hanya bersetting kepolisian, tapi juga penuh intrik, taktik dan juga aksi seperti yang dilakukan polisi polisi jepang.

Pilot Tokyo DOGS diawali oleh sepasang polisi dari Special Investigation Unit kepolisian jepang yang mengejar transaksi narkotika oleh seorang yakuza terbesar jepang, Jinno. Tapi tak hanya dari SIU, tim polisi NYPD pun ikut mengejar Jinno. Sayangnya, walau para polisi ini berhasil menjebak transaksi tersebut, Jinno dianggap lolos dari sana. Tapi ada seorang wanita yang dianggap sebagai saksi kunci keberadaan Jinno, Yuki, yang sayangnya mengalami amnesia.

Adalah Sou Takakura, polisi dari NYPD yang dianggap gagal menangkap Jinno, dan diharuskan pulang ke Jepang untuk menjaga Yuki sekaligus mencari keberadaan Jinno yang disinyalir telah kembali ke Jepang. Sou yang sangat dendam pada Jinno, yang telah membunuh ayahnya di depan mata kepalanya sendiri saya dia masih kanak kanak, di masukkan ke dalam Special Investigation Unit jepang ber partner dengan Kudo Maruo.

Kudo Maruo adalah polisi genit, slengekan, sesuka hatinya sendiri dan berpikiran pendek sangat kontras ketika berpartner dengan Takakura Sou yang dingin, keras dan tentu saja tidak segan untuk menembakkan pistolnya. Bisa dibayangkan bahwa ketika mereka berpasangan, ada saja hal hal remeh yang jadi bahan keributan. Nah, berhasilkah mereka menangkap Jinno? Apakah yang harus diingat Yuki yang dianggap sebagai kunci keberadaan Jinno? Tonton saja dorama sepanjang 10 episode ini.

Salah satu kekurangan j-dorama, seperti yang saya bilang sebelumnya, adalah joke yang kadang dipaksakan dan komikal. Hal ini masih ada dalam dorama Tokyo DOGS ini, hanya saja, penempatan joke nya, walaupun maksa tetep aja lucu. Misalnya, dibalik karakter dingin Sou, ternyata dia berjiwa ibu ibu yang pintar masak, menjahit, dan lainnya. Juga telepon telepon dari ibu Sou yang selalu salah timing tanpa membicarakan hal yang penting. Walaupun kadang kadang rasanya pengen ngomong “ih apa sih ini, jayus amad” beberapa joke masih bisa bikin saya ngakak.

Salah satu kekurangan genre komedi-drama-action biasanya ketika diawal joke yang diberikan terlalu intens namun ketika mendekati episode episode terakhir, cerita akan menjadi serius. Namun tidak untuk Tokyo DOGS, kurang lebih porsi jokenya selalu sama dan seimbang, bahkan sampai detik detik terakhir terbongkarnya ingatan Yuki dan rencana Jinno, joke yang di berikan masih sama lucu dan jayusnya seperti episode pertama.

Setiap episode Tokyo DOGS memiliki kasus yang berbeda namun memiliki garis merah yang sama, yaitu hubungannya dengan Jinno. Setiap episode, memberikan kemajuan tentang keberadaan Jinno dan ingatan Yuki, walaupun ada flaw nya, ada banyak hal yang sebenernya belum terbuka. Walaupun begitu, Tokyo DOGS cukup enjoyable untuk menghabiskan waktu ketika tidak ada tontonan 😉

Yang happy bday de part 2

In the cookies of life, sisters are the chocolate chips.

Tahun lalu saya sekeluarga sengaja pura pura lupa tentang ulang tahun si adek, dan membiarkan dia tidur tapi meninggalkan kado di kamarnya sehingga surprisenya keesokan paginya. Nah tahun ini, sialnya buat dia, ibu bapak saya beneran lupa sama ulang tahun dia dan ga ada di Jogja. Saya tetep setia pura pura ga lupa tapi diem diem ngontak pacar dan sahabat sahabatnya, buat bikin surprise party.

Untunglah sukses, butuh membuat adek saya bete (lagi) supaya dia mau tidur lebih awal. Berhubung dia kalo tidur ngebo jadilah aman sentosa kalo mo ribut ribut. Hihihi. Dan untung juga temen temen si adek dan si pacar bisa datang jam 12 malem ke sini. Saya cuma sibuk mikir gimana ngumpetin kue yang saya beli karena saya bilang saya lupa beli cake buat dia XD

Jam 12 teng (sebenernya lewat sih, gara gara insiden lilin) semua sudah siap di pintu belakang, kami pelan pelan berjalan dari pintu belakang dan membuka pintu kamar si adek. Dia sih masih molor, kami langsung nyanyi nyanyi supaya dia bangun. Reaksi pertamanya adalah… “kok kalian dateng..” Hahahaha!!

Trus bagi bagi cupcakenya, yang sialnya ga ada yang itung kalo itu cupcake ada 18 biji sebagai simbol ulang tahun nya ke 18. HUH!! Sia sia daku beli banyak, sia siaaaa!! Yang dia seneng, pasti karena dapet bunga mawar putih dari si pacar, karena sebenernya dia udah harap harap cemas tentang bunga mawar, habis katanya si pacar ituh ga romantis, padahal dia lagi pengen pengennya di gombalin, hihihi. Tapi pacarnya tuh so sweet banget, ngasih kado yang pitanya dari poto poto si dede, hahaha, KAPAN SAYA PUNYA PACAR SE ROMANTIS ITU!! *bakar kolornya MJ*

Trus dilanjutkan ke sesi ngobrol ngobrol dan ngelawak sampe jam 2 ini. Jadi postingan ini live report bok! Sedikit sepatah dua patah kata dari si dede, dia bener bener ngga nyangka dan speechless, aw aw, senang melihat dia speechless x) Dan setelah itu, saya merasa keren, karena sekali lagi mampu bikin surprise party. *menampar diri sendiri*

Terimakasih buat si pacar dan teman temannya yang mau membuang waktu kalian jam 12 malam ke sinih. Huhu, aku terharuuuu you guys RAWKS!! \m/

Yang Ninkyo Helper

Ninkyo Helper (任侠ヘルパー; The Chivalrous Helper) adalah sebuah dorama jepang sepanjang 11 episode yang menceritakan tentang sebuah kelompok besar yakuza, yang suatu hari boss besarnya meninggal. 6 kepala cabang dari berbagai distrik dan anak si boss besar diberikan tes. Mereka diharuskan berpura pura bekerja di sebuah wilayah musuh sebagai perawat di sebuah panti jompo (TAIYO Nursing Home), dengan syarat, identitas mereka sebagai yakuza tidak boleh terbongkar, pemenangnya akan menjadi penerus boss besar kelompok yakuza tersebut.

Sebagai yakuza, pastinya mereka bukan orang orang yang sabar dan tentu saja keras kepala. Ketika disuruh merawat orang orang tua yang memiliki penyakit dementia, yang pemalas, yang genit, kebayang dong kekacauan yang akan mereka timbulkan? Tapi masalah belum kelar sampai di sini.

TAIYO Nursing Home bukanlah sebuah panti jompo yang besar, karena itulah Heartfull Bird Company, sebuah perusahaan yang mengembangkan franchise panti jompo (heh? saya baru tau loh kalo ada ini franchise panti jompo XD) menarik TAIYO bergabung dengan mereka. Masalahnya, kepala TAIYO adalah orang idealis yang berprinsip akan merawat semua orang tua demi senyum dan kebebasan mereka. Sedang Heartfull Bird Company menampar mereka dengan kenyataan bahwa perawatan panti jompo pun bisa dibisniskan.

Ninkyo Helper adalah sebuah human drama yang menyentuh kita tanpa harus merasa jatuh cinta atau melihat dua anak kembar terpisahkan oleh nasib atau eh bentar, itu kan tipikal drama korea, sedang Ninkyo helper adalah drama jepang x)  Salah satu kekurangan drama jepang pada umumnya adalah akting pemainnya yang biasanya komikal atau tumpukan pria pria manis atau joke yang dipaksakan lucunya. Ini yang membuat saya tergila gila pada dorama Ninkyo Helper, aktingnya real, ceritanya real, dan mengiris ngiris hati. Bagaimana orang orang yang sudah tua itu nantinya. Membuat saya berpikir kalo sudah jompo nanti nasib saya gimana ya.. Lalu kalo orang tua saya nanti tua saya gimana ya…

Huhuhu.. Tiap episode menmiliki berbeda cerita dengan berbeda orang tua dan mengajarkan hal yang berbeda, tidak hanya bagaimana menghadapi orang tua yang dementia, tapi juga bagaimana perasaan orang tua yang selama ini di siksa cucunya tapi tetap bertahan, bagaimana perasaan seorang kakek yang dulunya level 4 judo namun sekarang mau pipis saja belum bisa mengontrolnya, bagaimana perbuatan scam helper (pura pura membantu tapi diam diam mengambil uang para nenek kakek itu) harus diselesaikan tanpa kekerasan. Dan tidak semua episode memiliki happy ending. So real kan? Sama seperti gimana hidup ini ga semuanya bahagia.

Angle kamera Ninkyo Helper mirip “movie angle” ketimbang “jdorama angle” sehingga menyenangkan untuk ditonton. Juga ada Kuroki Meisa x) seorang artis baru (debut pertamanya 2004, masih baru atau lama sih? 😆 ) keturunan jepang – seperempat brazil yang seksi ini bermain ciamik di Ninkyo Helper. Dan memenangkan Best Supporting Actrees (62nd Television Drama Academy Awards) pada tahun 2009 karena film Ninkyo Helper juga 🙂

Bagi anda yang mau menikmati j dorama yang bagus atau merindukan dorama yang ber genre human drama, silahkan tonton Ninkyo Helper. Gak rugi! 🙂