Yang Shimatta

Saya lebih takut akan dilupakan daripada kematian. Makanya saya jarang dekat secara personal sama seseorang dalam konteks sahabat. Lebih baik pacar, atau hanya acquaintances. Karena, tidak ada ikatan personal terlalu dalam dan ketika kita saling “menjalani jalan masing masing” tak ada rasa kehilangan, atau penyesalan karena me/dilupakan. Egois ya saya, mencari sebuah zona nyaman untuk saya sendiri.

Lima tahun sembilan bulan yang lalu, saya masuk jogja. Sebuah komunitas jejepangan bernama Shimatta menjadi komunitas pertama saya, dan menjadi teman teman pertama saya di sini. Percayalah, kami tak punya banyak konflik, tapi saya selalu takut menjadikan salah satu dari mereka menjadi “sahabat” saya. Saya pernah mencoba, namun dikecewakan. Mungkin saya yang salah, mungkin tak ada yang salah. Tapi kami memilih “jalan masing masing”.

Ketakutan tak beralasan saya menjadikan saya antipati membuat ikatan baru dengan anak anak lainnya. Jujur, saya dekat, saya nyaman dengan mereka, namun itu juga membuat saya terkekang dengan perasaan ketakutan akan kehilangan mereka. Akhirnya, saya memilih mundur. Saya meninggalkan mereka dan “mencari” komunitas baru.

Tak hanya satu, saya loncat, masuk, nggabung, ndagel, nyari masalah dengan banyak komunitas. Hingga akhirnya, satu dari komunitas saat ini menghubungkan saya ke masa lalu. Kembali pada Shimatta.

Dan yang mengejutkan. Shimatta, masih menganggap, bahkan menerima saya. Agak rikuh awalnya, masa saya hilang dari peredaran justru menjadi masa paling “heboh” di sana. Beberapa kali saya kehilangan momen kebersamaan mereka. Tapi mereka tidak menyalahkan saya menghilang selama dua setengah tahun. Mereka tidak mengejek ejek saya yang terkesan tidak memperdulikan mereka. Mereka menerima saya. Apa adanya. Adanya apa.

Shimatta adalah komunitas tua, sedikit lagi usianya mencapai angka Enam. Ibaratnya, kami sudah lulus sekolah dasar. Pun generasi saat ini sudah berulang kali berganti. Beruntung saya dan beberapa generasi pertama masih bertahan di dalamnya.

Salah seorang kawan generasi pertama, angkatan saya, berkata tadi pagi..

Chor, kita udah berteman lima setengah tahun ya. Bentar lagi kita ini lulus SD ya chor.

Ini seperti menampar saya. Pada akhirnya saya sadar, ketakutan tak beralasan dulu memang benar benar tak beralasan. Pada akhirnya perpisahan memang mungkin harus dihadapi, tanpa harus lari. Toh, walaupun saya sempat meninggalkan Shimatta, mereka selalu menganggap saya seorang teman. Saya.

Saya tahu, dalam posisi saat ini, saya tak mungkin memprioritaskan Shimatta, saya sendiri saat ini menjebakkan diri dalam empat komunitas lain. Mungkin mereka bukan yang utama buat saya, tapi mereka adalah teman teman terbaik saya. Sekali lagi. TERBAIK.

Ibarat kata pepatah, jodoh tak akan lari kemana. Saya berharap, dan ingin percaya, teman teman Shimatta mungkin jodoh saya. Apa yang digariskan Tuhan, teman teman pertama saya di Jogja dan mungkin akan terus menjadi teman teman saya hingga saya menutup mata.

Saya sayang kalian. Saya sayang banget sama kalian.

Budhe yang  jadi jogja tour guide sejak dulu.
Sese yang tampan.
Rani yang lembut.
Kana yang merebut rani dan sese.
Babahe yang harus menjaga kana!
Pak RT yang selalu bijak.
Mbak Boni yang lucu.
Chiroh yang berhati nyaman.
Gay yang sekarang jadi wanita. Walau sithik.
Pakdhe yang suka memeluk.
Bebek yang mellow.
Dito yang pendiam.
Herlan yang cerewet.
Anata yang cantik.
dan semuanya yang saya ga bisa sebutkan lagi karena saya mbrambangi.

Saya sayang kalian. Menualah bersama saya. Tetaplah menjadi teman teman saya. Teruslah bersama…. Saya masih ingin menghabiskan tiap menit saya bersama kalian.

Ini kado yang terlalu cepat dari saya untuk ulang tahun Shimatta. Sekali lagi. Saya sayang kalian🙂 Saya S-A-Y-A-N-G kalian!!!!

3 thoughts on “Yang Shimatta

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s