Yang Phyllis

GambarPhyllis adalah putri dari Raja Sithon dari Thrace, yang jatuh cinta kepada putra Theseus, Demophon dari Athena. Demophon mampir di Thrace sepulang dari perang Trojan. Raja Sithon memberikan sebagian dari kerjaannya dan putrinya untuk dinikahi. Lama tinggal di Thrace, Demophon merasa rindu akan Athena dan pamit untuk pulang ke Athena sambil menjanjikan kepada Phyllis dia akan kembali suatu hari nanti untuk menikahinya.

Phyllis menunggu dan menunggu di Ennea Odoi (sembilan jalan), pohon tempat mereka pertama kali bertemu. Legenda mengatakan, Phyllis kembali sembilan kali ke pohon itu untuk menunggu Demophon. Merasa ditinggalkan, Phyllis memilih menggantung dirinya di Ennea Odoi.

Para dewa dewi merasa kasihan, lalu mengubah Phyllis menjadi pohon almond. Pohon kering tanpa daun dan tanpa bunga. Tak lama kemudian, Demophon kembali ke pohon itu, ia terkejut mendapati Phyllis yang dicintainya sudah meninggal. Dengan sedih, dia memeluk pohon tersebut. Secara ajaib, tiba-tiba pohon tersebut berbunga, seolah menandakan bahwa Phyllis terus menunggu Demophon di sana, sebagai bukti bahwa kematian pun tidak akan menghalangi cinta.

11 thoughts on “Yang Phyllis

  1. Eh udah ganti tema. Udah bukan ijo-ijo. Anyway, baca cerita di atas itu semakin mengingatkan kalau cewe jatuh cinta itu terkadang juga mudah putus asa dan mutung.

    “Merasa ditinggalkan, Phyllis memilih menggantung dirinya di Ennea Odoi.”

    • itu dia, endingnya ga ada yang tahu :)) ada banyak versi pula, katanya Demophon move on, ada juga yang bilang kalo dia mati karena sebelum pisah, Phyllis ngasih peti, yang pas dibuka sama Demophon, isinya sesuatu yang menakutkan *entah apa* dan membuat dia mati.

    • Aku belum menemukan alasannya, soalnya kebanyakan literatur semua dari sudut pandang Phyllis. Karena yang ditekankan di sini karena Phyllis merasa dikhianati dan ditinggalkan, padahal mungkin aja memang karena jarak dari Athena dan Thrace itu jauh, atau juga karena banyak urusan setelah kemenangan Demophon dari perang Trojan . *teori mungkan mungkin*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s